Penjagaan di Perbatasan Kota Pontianak Diperketat Cegah Pemudik

Ade Putra, Okezone · Jum'at 24 April 2020 21:51 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 24 340 2204526 penjagaan-di-perbatasan-kota-pontianak-diperketat-cegah-pemudik-nGLXOL1NEa.jpg Ilustrasi. (Foto : Okezone.com)

PONTIANAK - Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak, Kalimantan Barat, akan mengantisipasi arus mudik di tengah pandemi Covid-19. Saat ini, yang perlu diantisipasi adalah warga Kota Pontianak yang hendak mudik ke daerah kabupaten/kota. Demikian sebaliknya, warga dari kabupaten yang ingin kembali ke Pontianak.

"Tadi kita sudah rapat dengan Wakapolda Kalbar, kita akan menjaga pintu masuk darat. Jadi benar-benar diperketat, apalagi dari daerah yang ada pasien positif Covid-19," ujar Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, Jumat (24/4/2020).

Untuk itu, di sejumlah titik di Kota Pontianak akan diberlakukan check point. Pemeriksaan di setiap check point ditujukan terhadap setiap pengendara. Mulai dari penggunaan masker, kelengkapan kendaraan hingga daerah asal mereka. Pada check point juga akan dilakukan pemeriksaan kesehatan.

"Ke depannya jika alat rapid test sudah mencukupi maka akan dilakukan. Saat ini rapid test dipergunakan bagi pemeriksaan secara acak di tempat keramaian dan pasar-pasar," ucapnya.

Beberapa titik yang akan dilakukan pemeriksaan yakni di sejumlah perbatasan Kota Pontianak. Diantaranya di wilayah Batu Layang, Pos Polisi Jembatan Kapuas Satu, Sungai Ambawang, Kota Baru, Pasar Flamboyan dan Sungai Jawi. "Jika mereka memang tujuannya mudik, bisa jadi disuruh kembali," tuturnya.

Menurut Edi, pemberlakukan aturan tersebut berlaku hingga kejadian luar biasa berakhir. Sebab perkembangan kebijakan pandemi Covid-19 saat ini bukan lagi per hari, melainkan per jam. Sehingga kebijakan itu bisa saja berubah memperhatikan situasi dan kondisi dilapangan. "Saat ini orang yang tinggal dan menetap di Kota Pontianak dilarang untuk kembali ke kabupaten," kata Edi.

Ia menambahkan, apabila kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diterapkan di Kota Pontianak, tentunya wilayah sekitar seperti Kabupaten Kubu Raya dan Mempawah juga harus menerapkan hal serupa di daerah kecamatan yang berbatasan langsung dengan Pontianak.

"Kota Pontianak sebagai perlintasan, orang Kubu Raya, Mempawah itu yang melintas Kota Pontianak karena kerja dan lain sebagainya," tuturnya.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan Bupati Kubu Raya. Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan juga menyatakan siap untuk menerapkan PSBB pada wilayah-wilayah yang berbatasan dengan Kota Pontianak. "Untuk Kabupaten Mempawah, kan cuma Kecamatan Siantan, yang luas ini Kabupaten Kubu Raya," sebutnya.

Baca Juga : Gelar Operasi Ketupat Covid-19, Polisi Siap Halau Pemudik di Sumbar

Edi mengungkapkan saat ini jika ada masyarakat luar Kota Pontianak yang tidak bisa kembali ke daerahnya akan diberikan bantuan sembako. "Misalnya mereka yang menetap di asrama-asrama yang tidak bisa kembali," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini