300 KK Terdampak Banjir Bandang di Rejang Lebong, Kerugian Ditaksir Rp1,5 Miliar

Demon Fajri, Okezone · Minggu 26 April 2020 00:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 25 340 2204914 300-kk-terdampak-banjir-bandang-di-rejang-lebong-kerugian-ditaksir-rp1-5-miliar-DxehsHUS2H.bmp Banjir bandang di Rejang Lebong, Bengkulu. (Foto: Demon Fajri/Okezone)

BENGKULU – Pascabanjir bandang yang menerjang Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, pada Kamis 23 April, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat menghitung kerugiannya. Ditaksir kerugian tersebut mencapai Rp1,5 miliar.

Banjir bandang itu juga berdampak kepada sekira 300 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 13 desa/kelurahan dari 4 kecamatan di Kabupaten Rejang Lebong. Masing-masing adalah Kecamatan Selupu Rejang, Curup Tumur, Curup, dan Curup Utara.

"Kerugian ditaksir mencapai Rp1,5 miliar. Ada 300 kepala keluarga yang terdampak," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Rejang Lebong Budianto kepada Okezone, Sabtu 25 April 2020.

Banjir bandang di Rejang Lebong, Bengkulu. (Foto: Demon Fajri/Okezone)

Ia melanjutkan, dari 13 desa/kelurahan yang terdampak, 2 di antaranya mengalami paling parah, yakni Kelurahan Kepala Siring dan Jalan Baru di Kecamatan Curup.

"Dua desa/kelurahan menjadi daerah terparah dampak dari banjir bandang," jelasnya.

Sebagaimana diketahui, curah hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang melanda Kabupaten Rejang Lebong pada Kamis 23 April dini hari menyebabkan permukaan air Sungai Air Putih dan Sungai Air Duku meluap.

Akibatnya ratusan rumah penduduk di wilayah tersebut diterang banjir bandang pada Kamis paginya. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun beberapa bangunan warga mengalami rusak.

Dampak dari banjir bandang pada hari itu, beberapa warga setempat mengungsi ke tempat tetangga dekat. Sementara warga terdampak lainnya masih tetap bertahan di rumah masing-masing.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini