KULONPROGO – Seluruh santri asal Pondok Pesantren Al Fatah, Temboro, Magetan, Jawa Timur yang tiba di Kulonprogo telah menjalani rapid test Covid-19. Dari 13 santri, ada 2 orang yang hasilnya positif.
“Hari ini satu lagi hasilnya (rapid test) positif/reaktif, jadi ada dua. Tetapi ini belum dikatakan positif Covid-19,” kata Pelaksana Tugas (plt) Kepala Dinas Kesehatan Kulonprogo, dr Sri Budi Utami di kantor bupati Kulonprogo, Senin (26/4/2020).
Dari dua santri ini, salah satunya sudah dirujuk dan menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Wates. Santri ini juga sudah dilakukan uji swab dan sampelnya telah dikirim ke laboratorium. Sedangkan satu santri lagi, hari ini akan dirujuk dan dan diambil sampelnya.
“Mudah-mudahan dari uji sampel hasilnya negatif,” harap Sri Budi.
Dinas, kata dia, saat ini juga mendapatkan laporan ada dua jamaah Ijtima Ulama sempat berada di Gowa, Sulawesi Selatan. Keberadaanya sedang ditelusuri. Keduanya juga akan dirujuk ke RSUD Wates untuk menjalani rapid test dan uji swab. Jika nantinya hasilnya positif, maka wajib dikarantina dan dirujuk ke rumah sakit.

“Yang Gowa masih kita teliti, nantinya juga akan diisolasi,” katanya.
Secara umum kondisi santri ini cukup sehat. Isolasi dilakukan untuk mengantisipasi penularan di masyarakat. Apalagi yang bersangkutan sempat melakukan interaksi dengan masyarakat di sekitar tempat tinggalnya.
Sedangkan untuk 11 santri yang hasil rapid testnya negatif juga akan dilakukan pemantauan. Nantinya, selang 10 hari akan kembali dilakukan uji rapid test. Sementara itu Bupati Kulonprogo, Sutedjo meminta masyarakat tetap berada di rumah.
Jika tidak ada keperluan penting disarankan tetap di rumah, dengan menjalankan protokol kesehatan. Mulai dari mengenakan masker, cuci tangan dan menjaga jarak.
“Kami minta masyarakat tetap disiplin, tetap berada di rumah. Kalau tidak penting jangan keluar,” ujarnya.
Sampai saat ini kasus positif di Kulonprogo ada dua kasus. Satu pasien sudah dinyatakan sembuh dan satu pasien lagi masih menjalani perawatan medis.
“Meski kasusnya stagnan, tetapi harus dihindari kumpul dengan orang banyak,” kata Sutedjo.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.