Dokter Puskesmas di Mojokerto Positif Corona

Avirista Midaada, Okezone · Senin 27 April 2020 15:38 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 04 27 519 2205596 dokter-puskesmas-di-mojokerto-positif-corona-PZbg4vzvz2.jpg Ilustrasi

MOJOKERTO – Tenaga medis yang terjangkit Covid-19 atau virus corona di Kabupaten Mojokerto kembali bertambah. Hal ini setelah seorang dokter yang bertugas di Puskesmas Ngoro, Kabupaten Mojokerto dikonfirmasi positif terjangkit virus corona. Dokter berusia 45 tahun berjenis kelamin perempuan ini tengah menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

"Iya satu pasien yang positif Covid merupakan dokter fungsional di Puskesmas Ngoro. Perempuan usianya 45 tahun," kata Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Mojokerto dr Langit Kresna Janitra saat dikonfirmasi Senin siang (27/4/2020).

Ia menjelaskan bila awalnya dokter tersebut sempat mengeluh demam, batuk, dan pilek hingga masuk dan dirawat di RSUD Prof. dr. Soekandar Mojosari Mojokerto pada Sabtu 28 Maret 2020. Saat dilakukan pengambilan rapid test-nya ternyata hasilnya positif.

"Tanggal 29 Maret yang bersangkutan tes swab, hasil swab pertama keluar 2 April negatif. Sehingga 9 April dipulangkan dan diminta isolasi mandiri," terang Langit.

Usai dipulangkan dokter asal Kecamatan Ngoro ini kembali menjalani tes swab keduanya pada Kamis 16 April 2020 atau sepekan setelah dia keluar dari rumah sakit. Diketahui hasil pemeriksaan swab itu baru keluar kemarin Minggu 26 April 2020 dan ternyata hasilnya positif.

"Hasil tes swab kedua positif. Saat ini yang bersangkutan isolasi mandiri di rumahnya, karena tidak ada gejala klinis," bebernya.

Total hingga Senin siang terdapat enam pasien positif corona di Kabupaten Mojokerto, dokter Puskesmas Ngoro ini menjadi penambahan pasien positif keenam.

Di Kabupaten Mojokerto, tenaga medis yang terjangkit corona tidak hanya satu orang, sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Mojokerto yang juga mantan Direktur RSUD Prof. dr. Soekandar, dr. Sujatmiko juga terlebih dahulu dinyatakan positif terjangkit corona.

Baca Juga : Mudik Dilarang, Polres Karanganyar Dirikan Check Point di Jalur Gunung Lawu

Sedangkan perawat berjenis kelamin perempuan 39 tahun yang bertugas di RSUD Prof. dr. Soekandar Mojosari Mojokerto juga terlebih dahulu dinyatakan positif corona dan menjadi pasien kedua di Kabupaten Mojokerto.

Ia diduga terinfeksi COVID-19 dari klaster pelatihan Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) di asrama haji Sukolilo, Surabaya 9-18 Maret 2020.

(aky)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini