Kesulitan Menjual saat Pandemi Virus Corona, Petani Meksiko Sumbang Tomat

Rachmat Fahzry, Okezone · Jum'at 01 Mei 2020 13:46 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 01 18 2207745 kesulitan-menjual-saat-pandemi-virus-corona-petani-meksiko-sumbang-tomat-U8dwqjksHg.jpg Petani tomat Meksiko. (Foto/Nasdaq)

MEXICO CITY - Petani di Meksiko menyumbangkan hasil panen tomat mereka karena kesulitan menjual produk mereka selama pandemic virus corona.

Permintaan tomat dari Sinaloa, negara bagian penghasil tomat di Meksiko, turun hingga 40%.

"Sejumlah besar panen diberikan kepada bank makanan dan lembaga bantuan swasta lainnya," kata Enrique Rodarte, presiden asosiasi petani Rio Culiacan di Sinaloa, mengutip Reuters, Jumat (1/5/2020).

Rodarte memperkirakan 10 hingga 15% panen dibagikan dan hampir 30% produksi dihentikan lebih awal karena beberapa petani memberhentikan pekerja harian.

"Membuangnya atau membiarkannya rusak sangat minim karena (sebagian) diberikan kepada ternak, tetapi itu membuangnya karena saya tidak menanam tomat untuk diberikan kepada sapi," tambahnya.

Rodarte memperkirakan 10 hingga 15 persen dari panen telah dibagikan di negara bagian barat laut, dan hampir 30 persen dari produksi dihentikan lebih awal karena beberapa petani memberhentikan pekerja harian atau hanya menghentikan produksi mereka.

"Membuangnya atau membiarkannya rusak sudah sangat diminimalkan karena (sebagian) diberikan kepada ternak, tetapi itu juga termasuk membuang karena saya tidak menanam tomat untuk diberikan kepada sapi," tuturnya.

Rodarte mengatakan bahwa meskipun situasinya sedikit meningkat selama bulan April, beberapa buruh tani telah kembali ke negara bagian asal mereka di Meksiko selatan dan barat karena kekhawatiran bahwa mereka tidak akan dapat kembali selama karantina wilayah.

Meksiko saat ini berencana untuk melonggarkan langkah-langkah karantina pada akhir Mei. Namun, Rodarte khawatir krisis akan semakin mendalam jika restoran tetap tutup setelah bulan depan -- saat Baja California dan negara-negara bagian di Meksiko tengah memulai produksi tomat.

"Kami semua berjuang untuk (menjual tomat ke) supermarket, dan yang sudah lama bermitra dengan mereka adalah yang tetap dipakai," kata Rodarte. Ia menambahkan bahwa para produsen terkecil cenderung yang paling terancam.

Bir, alpukat, dan tomat adalah ekspor pertanian utama Meksiko pada 2019, menurut data resmi pemerintah. Ekspor tomat bernilai sekitar dua miliar dolar AS (setara Rp30,3 triliun). Sekitar 70 persen tomat hasil produksi Meksiko dijual ke Amerika Serikat.

(fzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini