MANILA - Filipina membebaskan hampir 10.000 narapidana demi menghentikan penyebaran virus corona.
"Pengadilan sangat menyadari situasi yang pada di penjara kami," kata Hakim Agung Mario Victor Leonen mengutip Al Jazeera, Sabtu (2/4/2020).
Ia mengumumkan bahwa 9.731 tahanan telah dibebaskan.
Leonen mengatakan para napi yang dibebaskan mereka menunggu persidangan karena mereka tidak mampu membayar uang jaminan.
Pembatasan fisik tidak mungkin dilakukan dalam sistem penjara Filipina. Di Filipina satu diisi hingga lima kali kapasitas sel penjara yang membuat penjara sangat padat.