Menurut dia, jika seluruh kepala daerah, bahkan sampai pemerintah pusat, punya komitmen seperti itu, bakal memberi energi positif terhadap penanganan wabah virus corona dan akan diikuti oleh jajarannya.
"Ini untuk menunjukkan komitmen. Tidak perlulah kita bicara satu tahun, tapi satu bulan. Dua atau tiga bulan itu sudah bagus kita untuk mengontribusikan itu. Maka problem yang ada di masyarakat bisa di-insert dengan rasa kemanusiaan dan persatuan yang kita miliki. Maka masyarakat bisa merasakan kita hadir," ungkapnya.
Ganjar berharap pemotongan gaji ASN menjadi spirit berbagi saat negara dalam kondisi krisis. Makanya dalam Musrenbang tersebut, jelas dia, untuk pemotongan pendapatan diambil contoh ASN golongan III.
Meski demikian, lanjut Ganjar, seluruh ASN dari segala golongan dan jabatan diharapkan terketuk untuk berempati lebih dalam penanganan covid-19.
"Sebenarnya bukan soal golongannya, bukan persentasenya. Kalaulah soal gradual bisa dilakukan, dimulai saja dari pejabatnya dulu," tambahnya.
(Hantoro)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.