PROBOLINGGO – Satu orang santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Falah Temboro di Kabupaten Probolinggo, dinyatakan positif terjangkit corona.
Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto mengatakan, santri tersebut ditemukan positif corona setelah perangkat desa tengah mendata sejumlah santri yang pulang ke Probolinggo.
“Tambahan pasien ke-19 positif Covid-19 ini masuk dalam klaster Temboro, Magetan. Tidak ada sangkut pautnya dengan pasien positif sebelumnya,” ujar Anang saat dikonfirmasi Okezone, Sabtu (2/5/2020).

Saat dilakukan karantina di desa inilah santri ini sempat diambil rapid test-nya, santri asal Desa Tukul, Kecamatan Sumber berusia 18 tahun dinyatakan hasilnya reaktif. Selanjutnya dilakukan pengambilan sampel swab-nya dan dinyatakan positif.
“Awalnya perangkat Desa Tukul, Kecamatan Sumber, tengah mendata sejumlah santri Ponpes Temboro yang dipulangkan dan ditemukan ada yang positif,” terangnya.
Saat ini, pihaknya masih melakukan penelusuran siapa saja orang yang kontak erat dengan santri tersebut, bahkan proses penelusuran telah dilakukan sejak santri tersebut pulang di Probolinggo.
"Tetap kami tracking, khawatir sewaktu berada di tempat karantina ada yang melakukan kontak dengan yang bersangkutan. Alhamdulillah dari hasil pemeriksaan semua negatif," tuturnya.
Pihaknya juga masih mengawasi santri asal Ponpes Al- Falah Temboro Magetan yang dipulangkan ke Probolinggo.
Di Kabupaten Probolinggo sendiri pasien positif corona hingga Sabtu petang sebanyak 19 orang, 47 orang dinyatakan pasien dalam pengawasan (PDP), dan 412 orang dalam pemantauan (ODP).
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.