BANDUNG – Wajah Abdan Syakura (24) cukup berseri setelah menerima bantuan nasi kotak dari dapur umum di Markas Komando Distrik Militer (Koramil) Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat. Sebelumnya ia sempat kebingungan saat hendak berbuka puasa.
Semenjak diputus kontrak kerjanya sebulan lalu dari sebuah industri rumahan yang memproduksi sepatu di kawasan Cibaduyut, warga asli Banten ini tidak mempunyai pemasukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Alhamdulillah dari kemarin ada saja rezekinya. Sekarang saja dapat buat buka ini," kata Abdan saat ditemui di Koramil 1813 Bandung, Jumat 1 Mei 2020.
Keseharian Abdan mengaku tinggal di kos kawasan Cibaduyut. Sejak tidak bekerja, mantan buruh sepatu ini mengaku belum pernah melamar pekerjaan lagi.
Uang gaji terakhir sebesar Rp1,2 juta jadi pegangannya hingga kini. "Binggung kalau mau pulang juga enggak boleh kan," kata dia.

Ditanya soal adanya program Kartu Prakerja, Abdan menyatakan belum mendapat informasi soal pembagiannya. Ia pun berencana pulang ke kampung halaman setelah pandemi covid-19 berakhir.
"Ya kalau sudah boleh pulang, saya pulang. Untuk sehari-hari sekarang, paling buruknya pinjam sama saudara di sana," kata dia.
Sementara dapur umum yang digelar di Koramil 1813 memang dibentuk dari sinergitas TNI, Polri, dan pemerintah daerah melalui Kecamatan. Dapur ini sengaja didirikan sebagai bentuk untuk meringankan masyarakat di tengah penerapan PSBB.
"Kami tujuannya untuk membantu masyarakat terdampak sekaligus memberikan motivasi agar bisa memerangi covid-19 ini," ucap Danramil 1813 Kapt Inf I Bagus Baskara.
Dalam kegiatan pembagian tersebut ada 200 nasi boks yang diberikan kepada masyarakat sekitar di Bojongloa Kidul. Bahan baku nasi boks merupakan sumbangan yang berasal dari forum warga sekitar.
(Hantoro)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.