BERLIN - Para pemimpin negara bagian Jerman akan menyetujui langkah-langkah untuk melonggarkan lebih jauh pembatasan yang diperkenalkan untuk membendung penyebaran virus corona (COVID-19) dalam telekonferensi dengan Kanselir Angela Merkel pada Rabu (6/5/2020).
Menurut dua sumber yang mengetahui mengenai persiapan pelonggaran itu, para pemimpin negara bagian diperkirakan memberi lampu hijau untuk membuka kembali toko-toko besar, mungkin mulai 11 Mei.
Saat ini toko-toko kecil di negara ekonomi terbesar Eropa itu sudah kembali berbisnis dengan menaati aturan jarak sosial untuk memperlambat penyebaran virus corona baru yang sangat menular.
Sumber itu mengatakan, negara-negara bagian Jerman juga akan mengizinkan liga sepak bola Bundesliga untuk melanjutkan pertandingan, kemungkinan mulai 15 Mei. Izin itu akan diberikan di bawah kondisi ketat tanpa penonton di stadion. Pada saat yang sama, pemimpin negara bagian akan mengizinkan olahraga luar ruangan untuk non-profesional dan anak-anak.
Negara-negara bagian juga akan setuju untuk membuka kembali sekolah untuk semua kelas secara bertahap, meskipun sebagian besar anak-anak hanya akan diizinkan untuk pergi ke kelas dalam shift bergilir, bukan setiap hari, kata sumber itu sebagaimana dilansir Reuters, Selasa (5/5/2020).
Para pejabat juga sadar bahwa "sesuatu perlu dilakukan" untuk secara bertahap membuka kembali tempat penitipan anak dan taman kanak-kanak untuk balita sebanyak mungkin untuk membantu orang tua yang bekerja.
Pada Senin, (4/5/2020) Jerman mengambil langkah lebih jauh dalam proses kembali ke normalitas pasca-virus dengan mengizinkan kembali museum dan penata rambut dibuka di bawah kondisi yang ketat. Gereja membuka pintu bagi para jemaat, dan lebih banyak pabrik mobil melanjutkan pekerjaan.
Meski begitu, setelah sebulan tindakan penguncian yang diterapkan untuk mencegah penyebaran Covid-19, para politisi masih ragu seberapa cepat langkah pelonggaran yang harus diambil.
Ada tekanan yang meningkat dari kelompok bisnis dan beberapa pemerintah daerah yang ingin bergerak lebih cepat untuk memulai kembali kehidupan ekonomi. Merkel telah memperingatkan bahwa pembukaan kembali risiko yang terlalu cepat memicu gelombang kedua infeksi.
Jerman lebih berhasil membendung penyebaran virus corona dibandingkan negara-negara besar Eropa lainnya dengan mencatat lebih dari 166.000 kasus infeksi Covid-19, dan hampir 7.000 kematian.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.