Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Warga Mimika Blokade Jalan Tuntut Bantuan Covid-19 dari Pemerintah

Saldi Hermanto , Jurnalis-Selasa, 05 Mei 2020 |11:42 WIB
 Warga Mimika Blokade Jalan Tuntut Bantuan Covid-19 dari Pemerintah
Foto Istimewa
A
A
A

TIMIKA - Aksi blokade jalan kembali dilakukan warga, di jalan Bhayangkara, Kelurahan Koperapoka, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua. Aksi blokade itu menuntut bantuan dari pemerintah setempat, terkait pandemi Covid-19 yang juga melanda Kabupaten Mimika.

Sekitar seratusan warga yang kebanyakan adalah ibu-ibu, pada pukul 10.30 WIT secara spontan memblokade jalan, sehingga menghentikan aktivitas arus lalu lintas dibilangan jalan Bhayangkara.

Aksi ini kemudian mendapat respon dari petugas Kepolisian. Personel Polsek Mimika Baru bersama Satuan Sabhara yang dipimpin Kasat Sabhara Polres Mimika, AKP Rosman L. Masyur, tiba di lokasi kejadian melakukan pengamanan serta mendengarkan apa yang menjadi keinginan warga sehingga akhirnya melakukan blokade jalan.

Setelah diketahui penyebab terjadinya blokade jalan, Kapolsek Mimika Baru, Kompol Sarraju yang tiba di lokasi kejadian langsung memberikan penjelasan kepada warga terkait bantuan untuk Distrik Mimika Baru, yang didalamnya termasuk Kelurahan Koperapoka.

Korban virus corona

Di mana, menurut Sarraju, aksi yang sama juga sempat dilakukan oleh warga Kelurahan Hangaitji dan telah mendapatkan respon atau jawaban dari Staf Khusus Bupati, Kristian Karubaba bersama Kepala Distrik Mimika Baru, Ananias Faot. Bahwa, untuk bantuan yang dimaksudkan, baru akan disalurkan pada minggu depan.

"Bantuan itu akan didistribusikan ke kantor kampung dan warga akan menerima pembagian tersebut, ini berhubungan dengan bantuan-bantuan yang berkaitan dengan hal-hal permasalahan Covid-19 yang merebak ke mana-mana," kata Kompol Sarraju.

Ia juga menegaskan, kepada masyarakat agar tidak hanya menuntut ke pemerintah terkait dengan bantuan covid-19. Sedangkan arahan serta anjuran dari pemerintah guna mencegah penyebaran covid-19, justru tidak dilakukan oleh warga dengan baik.

"Pemerintah konsen berupaya untuk memberikan bantuan, tetapi perlu ingat, warga masyarakat jangan hanya menuntut. Arahan pemerintah untuk tetap di rumah, jaga jarak, perhatikan kesehatan, itu juga harus diikuti ya, supaya ada keseimbangan," tegas Sarraju.

Usai memberikan penjelasan kepada warga yang kemudian dipahami dengan baik, akhirnya membuka blokade jalan bersamaan dengan warga setempat. Warga kemudian membubarkan diri dari lokasi blokade kembali ke rumah masing-masing.

Untuk diketahui, Kabupaten Mimika merupakan daerah di Papua yang jumlah pasien positif covid-19 sangat tinggi. Hingga Senin (4/5) malam, pasien terkonfirmasi positif sebanyak 87 orang dengan jumlah sembuh sebanyak 13 dan meninggal dunia tiga orang.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement