Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

3 Penumpang KRL Jakarta-Bekasi Positif Corona Setelah Jalani Tes Swab PCR

Wisnu Yusep , Jurnalis-Rabu, 06 Mei 2020 |15:24 WIB
3 Penumpang KRL Jakarta-Bekasi Positif Corona Setelah Jalani Tes Swab PCR
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi (Foto: Okezone)
A
A
A

BEKASI - Tiga orang yang merupakan pengguna kereta rel listrik (KRL) jurusan Bekasi-Jakarta dinyatakan positif corona atau Covid-19. Itu berdasarkan hasil dari uji swab PCR yang dilakukan di Stasiun Bekasi, pada Selasa 5 Mei 2020.

"Sebanyak 3 orang dinyatakan positif Covid-19," ujar Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi kepada wartawan, Rabu (6/5/2020).

Tiga orang yang positif corona itu dari 300 penumpang yang menjadi sampel uji swab PCR. Ketiga orang yang dinyatakan positif Covid-19 itu berdomisili di Kota Bekasi.

Ketiganya merupakan pelanggan KRL. Ketiganya berinisial LS (53) warga Kelurahan Margamulya, SAY (39) yang berdomisili di Kelurahan Harapan Baru, dan LA (30) yang tinggal di Kelurahan Aren Jaya.

"Bahkan LS kami jemput di tempat kerjanya di Thamrin," ungkap pria yang disapa Pepen itu.

Ketiganya, lanjut Pepen, kini tengah dibawa ke RSUD Bekasi untuk diisolasi. Tak hanya tiga orang tersebut, pihaknya juga menemukan satu orang yang terjangkit Covid-19.

Penemuan satu orang itu saat pemeriksaan di enam titik perbatasan Kota Bekasi. "Satu lagi positif ditemukan saat diperiksa di check point, umurnya 18 tahun namanya ARY," jelas dia.

Sebelumnya, calon penumpang commuter line di Stasiun Bekasi pada pemberlakuan di hari ke 6 Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Bekasi dilakukan uji swab dengan cara PCR.

PCR merupakan metode pemeriksaan virus corona dengan cara mendeteksi bahan genetik yang spesifik di dalam virus. Metode PCR sendiri yakni tenaga medis akan mengambil sampel air liur dan menyeka bagian hidung belakang tenggorokan untuk mengetahui seseorang terinfeksi virus corona atau tidak.

Metode PCR dinilai lebih akurat karena bisa mendeteksi virus pada orang dengan gejala ringan atau bahkan tanpa gejala. Test PCR yang dilakukan di Stasiun Bekasi pada Selasa 5 Mei 2020 guna mencegah dan memutus rantai penularan virus Covid19 pada calon penumpang commuter line khususnya yang tinggal di wilayah Kota Bekasi.

Dalam pelaksanaan test PCR ini, Direktur RSUD Dr Chasbullah Kota Bekasi, Kusnanto menurunkan setidaknya 5 orang analis kesehatan dan 300 buah alat test.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement