Share

Wabah COVID-19, Umat Buddha di Berbagai Negara Rayakan Waisak Via Daring

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 07 Mei 2020 10:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 07 18 2210436 wabah-covid-19-umat-buddha-di-berbagai-negara-rayakan-waisak-via-daring-eC7gEyB5Se.jpg Ilustrasi. (Foto: Livejournal)

UMAT Buddha di berbagai belahan dunia merayakan Hari Raya Waisak pada Kamis, 7 Mei 2020. Namun, berbeda dengan perayaan pada tahun-tahun sebelumnya, tahun ini banyak yang merayakan Waisak dari melalui online, karena pedoman jarak sosial untuk membendung penyebaran virus corona (COVID-19).

Secara tradisional, pada Hari Waisak, umat Buddha mengunjungi kuil untuk ritual seperti berdoa, melakukan tiga langkah, membungkuk satu kali, dan memandikan patung Buddha, atau ambil bagian dalam retret.

Tetapi dengan pembatasan terkait Covid-19 yang diberlakukan di banyak negara, termasuk negara-negara mayoritas Buddha, seperti Thailand, perayaan Waisak tidak dilakukan seperti biasanya.

Banyak umat Buddha di berbagai negara yang menahan diri untuk tidak mengunjungi kuil-kuil untuk berdoa dan melakukan ritual, dan beralih mengikuti khotbah, meditasi dan pidato-pidato yang dibimbing atau disiarkan melalui media sosial seperti Facebook, Instagram atau melalui aplikasi Zoom. Mereka menyebutnya sebagai perayaan e-Vesak atau Waisak virtual.

Sementara pemberian sedekah bagi para biksu dan persembahan juga dapat dilakukan melalui internet.

Wabah Covid-19 juga membuat para biksu yang tetap melakukan ritual kelahiran Siddharta Gautama dan meninggalnya Buddha Gautama harus menaati aturan jarak sosial yang ketat.

Hari Waisak atau yang juga dikenal sebagai Buddha Jayanti adalah peringatan tiga peristiwa penting: saat Buddha lahir sebagai Pangeran Siddharta Gautama, saat dia mencapai pencerahan, dan saat dia meninggal sebagai Buddha Gautama.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini