Disiarkan di Televisi, Tentara Bayaran AS Akui Berencana Culik Presiden Venezuela

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 07 Mei 2020 11:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 07 18 2210473 disiarkan-di-televisi-tentara-bayaran-as-akui-berencana-culik-presiden-venezuela-PtDhaInHBL.jpg Pengakuan Denman disiarkan di stasiun televisi nasional Venezuela, 6 Mei 2020. (Foto: Reuters)

CARACAS - Televisi nasional Venezuela pada Rabu (6/5/2020) menyiarkan video yang menampilkan Luke Denman, seorang warga Amerika Serikat (AS) yang ditangkap dalam serangan tentara bayaran di negara itu.

Dalam video itu, Denman mengatakan bahwa dia dikontrak oleh sebuah perusahaan keamanan di Florida untuk mengambil alih bandara Caracas dan membawa sebuah pesawat untuk menerbangkan Presiden Nicolas Maduro ke AS.

Pria yang diketahui berusia 34 tahun itu menjawab pertanyaan dari seseorang di luar kamera yang berbicara dalam bahasa Inggris. Dia mengatakan misinya adalah untuk mengamankan bandara dan membangun keamanan luar.

Dia tidak memberikan perincian tentang bagaimana kelompoknya merencanakan untuk membawa Maduro ke dalam pesawat.

"Saya membantu rakyat Venezuela mengambil kembali kendali atas negara mereka," kata Denman, seorang mantan anggota pasukan operasi khusus, dalam video itu.

Pihak berwenang Venezuela pada Senin (4/5/2020) menangkap Denman, seorang warga negara AS Airan Berry, dan 11 orang lainnya dalam apa yang oleh Presiden Nicolas Maduro disebut sebagai upaya gagal untuk memasuki Venezuela dan melengserkannya dari kekuasaan. Maduro menuduh Washington terlibat dan berada di balik serangan tersebut.

"Donald Trump adalah pimpinan langsung invasi ini," kata Maduro selama konferensi pers virtual televisi sebagaimana dilansir Reuters, Kamis (7/5/2020).

Presiden AS Donald Trump telah membantah terlibat dalam serangan tersebut. Sementara Menteri Luar Negeri Mike Pompeo pada Rabu mengatakan bahwa pemerintah AS akan menggunakan "semua cara" untuk mengamankan kembalinya warga AS, jika mereka ditahan di Venezuela.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini