"Kita sengaja membentuk relawan tim khusus dalam menangani jenazah pasien covid-19. Pelatihan dan simulasi ini digelar sebagai langkah kesiapsiagaan jika nantinya diperlukan," ungkapnya, Kamis (7/5/2020).

Dia menambahkan, pelatihan dan simulasi digelar untuk melatih relawan yang tergabung dalam tim khusus tentang tata cara pemakaman jenazah pasien covid-19.
"Untuk pelatihan dan simulasi ini memeragakan berbagai tahapan, mulai korban meninggal dunia ketika di rumah sakit hingga proses pemakaman secara khusus," jelasnya.
Baca juga: Cari Alumni Ijtima Gowa, Ganjar: Jangan Takut, Tidak Kami Marahi