Lebih lanjut, beber Farichah, banyak warga New York yang kesulitan menerapkan social distancing di dalam rumah. Kebanyakan social distancing yang dianjurkan oleh pemerintah dalam rangka memutus penyebaran Covid-19, kata Farichah, hanya terjadi di luar rumah.
"Jadi sosial distancing itu diluar rumah saja, di jalan-jalan. Tapi di rumah kita enggak tahu. Kita tidak tahu, saya misalnya tidak tahu, saya bekerja, suami bekerja, saya tidak tahu suami pulang kerja ketemu siapa, pegang apa, sampai rumah kan kita tidak tahu," ucapnya.
Farichah menambahkan, banyak rumah sakit yang kerepotan karena membludaknya pasien saat awal-awal pandemi Covid-19. Mayoritas pasien tersebut, imbuhnya, panik yang kemudian ingin konsultasi ketika memiliki gejala yang mirip dengan Covid-19.
"Jadi banyak rumah sakit tidak bisa menerima, itu mungkin banyaknya disitu, karena banyak penduduknya. Yaitu jadi susah," terangnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.