“Presiden Xi (Jinping) bisa berusaha mengklaim Dr. Li sebagai martir Partai (Komunis) mereka sendiri, tapi rakyat China tahu bahwa kerja keras dan suara Dr. Li dibungkam oleh partai itu," kata Sasse dalam pernyataan tertulis.
Li, seorang dokter mata yang praktik di Rumah Sakit Pusat Wuhan, memperingatkan beberapa kolega dari universitasnya pada akhir Desember bahwa akan ada fenomena seperti Sindroma Pernafasan Akut Parah (Severe Acute Respiratory Syndrome/SARS). Dia dipanggil oleh pihak berwenang karena menyuarakan peringatan itu.
Tak lama kemudian pihak berwenang mengeluarkan surat edaran resmi yang melarang siapa pun berbicara tentang virus corona, kecuali pejabat pemerintah.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.