Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor Mikeu Kaltarina mengatakan, ada 20 tenaga medis yang diterjunkan dalam pemeriksaan massal ini di pintu masuk dan keluar stasiun.
Para penumpang KRL yang diambil samplingnya dilakukan secara acak untuk selanjutnya mengisi formulir identitas diri kepada petugas medis.
"Hasilnya yang tadi ikut di swab kita berikan melalui perorangan melalui nomor handphone. Untuk yang positif kita lakukan tracking," ucap Mikeu.
Satu Penumpang KRL Reaktif Covid-19