Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sepinya Kereta Luar Biasa di Hari Pertama Beroperasi

Taufik Budi , Jurnalis-Rabu, 13 Mei 2020 |03:12 WIB
Sepinya Kereta Luar Biasa di Hari Pertama Beroperasi
Suasana dalam Kereta Luar Biasa (KLB) di hari pertama beroperasi (Okezone.com/Taufik)
A
A
A

SEMARANG – Kereta Api Luar Biasa (KLB) mulai beroperasi, tapi penumpangnya masih sangat minim. Tak ada kepadatan seperti sebelum wabah virus corona melanda. Untuk naik KLB, penumpang memang harus memenuhi aturan sekaligus menerapkan protokol pencegahan Covid-19 secara ketat.

Pantauan di Stasiun Semarang Tawang, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (12/5/2020) pukul 14.55 WIB, KLB bersiap membawa penumpang. Kereta api itu berhenti cukup lama, meski di stasiun tak banyak penumpang. Sesuai jadwal sekira pukul 15.10 WIB, KLB berangkat.

Di dalam KLB, sedikit penumpang. Setiap gerbong KLB, diisi sekira 3 penumpang saja. Mereka duduk berjarak satu sama lain, dengan dipisah bangku-bangku kosong. Para penumpang terlihat mengenakan masker.

Seorang penumpang KLB di Stasiun Tawang, Isac mengaku dirinya naik KLB dari Cirebon, Jawa Barat menuju Surabaya, Jawa Timur untuk urusan pekerjaan. "Ada perjalanan tugas di swasta," katanya.

Pria yang bekerja sebagai engineering di perusahaan perkapalan itu, menjadi satu-satunya penumpang dari Semarang menuju Surabaya. Tak ada berdesakan maupun riuhnya para penumpang seperti hari-hari sebelumnya. Dengan mudah, dia pun melenggang masuk ke kereta.

PT Kereta Api Indonesia mengakui penumpang KLB masih sepi. "Di hari pertama ini, untuk penumpang naik dari Semarang untuk tujuan Gambir ada 3 orang. Kemudian untuk penumpang naik (dari Semarang) tujuan Surabaya ada 1 orang,” kata Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Krisbiyantoro.

Menurutnya, terdapat dua perjalanan KA operasional KLB, terkait untuk percepatan penanganan virus corona atau Covid-19.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement