Ada Potensi PSBB di DIY, Sultan HB X: Masyarakat Harus Disiplin

Kuntadi, Koran SI · Jum'at 15 Mei 2020 16:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 15 510 2214663 ada-potensi-psbb-di-diy-sultan-hb-x-masyarakat-harus-disiplin-VVIILnZ17V.jpg Sultan Hamengkubuwono X (Okezone)

YOGYAKARTA – Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X mengatakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di DIY tergantung sikap masyarakat. Penambahan kasus Covid-19, tidak lepas dari masyarakat yang tidak disiplin

“Dasarnya penambahan jumlah pasien positif Covid-19 DIY adalah karena tidak mendisiplinkan diri,” kata Sultan kepada wartawan di Gedhong Wilis, Komplek Kepatihan Yogyakarta, Jumat (15/5/2020).

Jika kasus positif menjadi dominan, kata Sultan, sangat dimungkinkan akan terjadi PSBB di DIY. Namun sebelum memberlakukan PSBB masyarakat harus sadar. Hal itu sangat penting agar penanganan Covid-19 bisa optimal.

“Kesadaran masyarakat yang perlu ditingkatkan. Sekali lagi, masyarakat jangan hanya menjadi objek bagi pemerintah, namun harus bisa berperan sebagai subjek,” ujar Sultan.

Raja Keraton Yogyakarta ini, minta masyarakat untuk tetap berada di dalam rumah. Jika tidak ada hal yang penting untuk tidak keluar rumah. Cara ini akan efektif dalam mencegah penularan Covid-19. Selain itu harus mengenakan masker dan rajin cuci tangan dengan sabun.

“Tunda keluar rumah untuk hal-hal yang tidak penting,” kata Sultan.

Pemda DIY akan mencairkan dana bantuan sosial kepada warga terdampak Covid-19, mulai Minggu (17/5/2020). Bantuan ini akan diberikan kepada 169.383 kepala keluarga yang belum mendapatkan bantuan. Pencairannya melalui melalui rekening Bank BPD DIY.

Baca Juga: Bagikan Bansos Corona, Sultan HB X Mulai Pikirkan PSBB untuk Yogyakarta

Saat ini data by name by address sudah ada, dan sudah didistribusikan kepada kades dan lurah. Data ini sudah masuk ke dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS). Sedangkan besaran bantuan yang diberikan dari pemerintah pusat sebanyak Rp200.000 selama tiga bulan mulai Maret, April dan Mei. Pemda DIY menambah Rp40.000, sehingga besaran bantuan sama Rp600.000, sama dengan bantuan yang lain.

“Masyarakat harus jujur, dengan kondisi ekonominya. Jika memang butuh dan tidak masuk agar mendaftar di desa. Namun bagi yang sudah mampu atau sudah menerima bantuan lain agar mengembalikan,” ujar Sultan.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini