Share

Pasca-Kebakaran Kapal Tanker, SOP Keselamatan Diminta Diperbaiki

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Jum'at 15 Mei 2020 02:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 15 608 2214323 pasca-kebakaran-kapal-tanker-sop-keselamatan-diminta-diperbaiki-m3EpfuPuyg.jpg Kapal tanker terbakar di Pelabuhan Belawan, Kota Medan. (Foto: Istimewa)

MEDAN – Kapolda Sumatera Utara Irjen Martuani Sormin meminta PT Waruna Nusa Sentana Shipyard (Waruna) memperbaiki prosedur operasional standar (SOP) keselamatan pekerja di galangan kapal mereka.

Hal itu disampaikan Irjen Martuani saat meninjau langsung lokasi galangan Kapal Waruna di Pelabuhan Belawan pada Kamis 14 Mei 2020.

Permintaan tersebut disampaikan sehubungan insiden terbakarnya Kapal Tanker MT JAG Leela yang sedang ditambatkan untuk menjalani perawatan (docking) di galangan kapal tersebut pada Senin 11 Mei. Di mana akibat insiden itu, 7 orang meninggal dan 22 lainnya mengalami luka-luka.

"Saya menyarankan para perancang kapal dapat membuat perencanaan yang baik dan tidak hanya berpangku dengan satu cara. Sehingga ketika terjadi keadaan darurat, para penumpang di dalam kapal dapat menyelamatkan diri seperti dengan pembuatan tangga di bagian sisi tertentu kapal untuk menjadi akses jalur keluar," kata Martuani.

Asap hitam membubung akibat kapal tanker terbakar di Pelabuhan Belawan, Kota Medan. (Foto: Erie Prasetyo/Okezone)

Ia memaparkan, akibat kebakaran Kapal Tanker MT JAG Leela, sampai saat ini sebanyak 7 orang menjadi korban meninggal. Selain itu 22 orang lainnya menderita luka bakar dan sudah mendapat perawatan di RS Prima Husada Cipta (PHC) Belawan dan RS TNI AL Belawan.

"Jenazah korban yang tewas telah dikembalikan ke keluarga masing-masing untuk segera dikebumikan," jelasnya.

Seperti diketahui, Kapal Tanker MT Jag Leela sepanjang 250 meter tersebut digunakan untuk mengangkut minyak dan sudah dua minggu dalam proses perbaikan di galangan kapal milik PT Waruna Nusa Sentana Shipyard Belawan, Kota Medan.

Saat dalam perbaikan, kapal tiba-tiba terbakar. Dugaan sementara api berasal dari korsleting listrik di ruang mesin yang menyambar ke tanki penyimpanan bahan bakar di kapal tersebut.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini