Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

200 Orang di Pasar Lubuklinggau Mengikuti Rapid Test Covid-19

Era Neizma Wedya , Jurnalis-Sabtu, 16 Mei 2020 |13:44 WIB
200 Orang di Pasar Lubuklinggau Mengikuti <i>Rapid Test</i> Covid-19
Rapid test di Pasar Inpres Lubuklinggau. (Foto: Era Neizma Wedya/Okezone)
A
A
A

LUBUKLINGGAU – Sebanyak 200 pedagang dan pengunjung Pasar Inpres Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan, menjalani rapid test secara acak. Kegiatan ini digelar pada Jumat 15 Mei, sekira pukul 11.00 WIB.

Wali Kota Lubuklinggau sekaligus ketua Gugus Tugas Covid-19 H SN Prana Putra Sohe mengatakan, mereka yang menjalani rapid test adalah pedagang, pengunjung, juru parkir, dan petugas keamanan.

Baca juga: Polri Sumbang 15.170 APD dan Uang Rp1,1 Miliar untuk Penanganan Covid-19 

"Pencegahan sejak dini. Lebih baik diketahui lebih awal jelasnya. Yang reaktif nanti akan diisolasi di rumah sehat," jelasnya.

Dalam pemeriksaan rapid test kali ini, tim medis mendapat pendampingan dan pengamanan dari Kodim 0406 serta Polres Lubuklinggau menggunakan pola hunting ke area pasar dengan thermo gun.

Ilustrasi rapid test. (Foto: Dok Okezone/Heru Haryono)

Kapolres Lubuklinggau AKBP Mustofa menjelaskan bahwa TNI-Polri senantiasa siap mendampingi pelaksanaan rapid test untuk pencegahan persebaran virus corona.

"Anggota saya bersama anggota Kodim langsung mendampingi tim medis untuk mengecek seluruh warga pasar menggunakan thermo gun. Bila terdapat warga yang suhu tubuh di atas 37 derajat Celsius, maka petugas akan langsung melakukan rapid test," ujarnya.

Baca juga: BIN Gelar Rapid Test Massal di Tangsel, 16 Positif dan 29 Reaktif Corona 

Selain itu, tim gabungan juga memberikan kesempatan kepada siapa saja untuk memeriksakan kesehatan dan mengikuti rapid test.

Dari hasil rapid test kali ini didapati sampel dari 200 orang. Hasilnya belum dikonfirmasi. Namun bila ada yang reaktif akan dilanjutkan berupa swab test.

Salah seorang pengunjung pasar, Amri (38), mengaku sengaja mengikuti rapid test ini untuk mengetahui sehat atau tidak.

"Saya sengaja ikut biar lebih cepat tahu," kata Amri yang ternyata selama ini bekerja di Jakarta, namun sebulan terakhir pulang kampung karena tak ada pekerjaan lagi.

(Hantoro)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement