Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

JK: Hari Kebangkitan Nasional Harus Dijadikan Momentum Bersatu Melawan Corona

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Rabu, 20 Mei 2020 |16:16 WIB
JK: Hari Kebangkitan Nasional Harus Dijadikan Momentum Bersatu Melawan Corona
Wakil Presiden Jusuf Kalla (Foto: BNPB)
A
A
A

JAKARTA - Tokoh Nasional Jusuf Kalla (JK) mengatakan, Hari Kebangkitan Nasional pada hari ini, Rabu 20 Mei 2020, harus menjadi momentum untuk meningkatkan persatuan dalam melawan virus corona atau Covid-19. Hanya dengan bersatu, bangsa Indonesia bisa bangkit dalam menghadapi pandemi ini.

"Semangat kebangkitan ini harus menjadi semangat baru untuk kita bersatu, untuk bangsa ini keluar daripada masalah krisis kesehatan yang sebabkan kematian, akibatnya pada ekonomi, sosial, yang dapat ciderai kehidupan kebangsaan kita," ujar JK saat jumpa pers live streaming, Graha BNPB, Jakarta, Rabu (20/5/2020).

Baca Juga: Update Covid-19 di Indonesia 20 Mei 2020: Positif 19.189, Sembuh 4.575 & Meninggal Dunia 1.242

Mantan Wakil Presiden itu menuturkan, 112 tahun lalu, para tokoh bangsa mengemukakan kebangkitan nasional dengan Budi Oetomo. Namun, masalah yang dulu dihadapi bagaimana untuk merdeka, berbeda dengan sekarang.

"Sekarang bagaiaman kita sebagai bangsa kita dari mengalami masalah musibah Covid-19 yang tentu juga masalah kita, tapi masalah dunia, masalah bangsa, dan masalah kemanusiaan," tuturnya.

Ilustrasi

Menurut JK, tak ada satu pun orang di dunia ini yang dapat menyelesaikan pandemi ini sendiri. Untuk itu harus bersatu, disiplin dan bersama-sama dalam melawan corona.

"Kita tidak bisa hanya prihatin, kita terserah, dan tidak bersatu, karena virus ini tidak mengenal bangsa, tidak mengenal orang, tidak mengenal usia, jabatan, kedudukan," ujarnya.

Covid-19, sambung JK, bisa menyerang atau menularkan siapa saja yang tidak waspada. Momentum Hari Kebangkitan Nasional kembali ditekankan Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) itu, harus menjadi semangat baru untuk bersatu membawa bangsa ini keluar dari masalah krisis kesehatan, yang juga berimbas pada ekonomi, sosial, dan ciderasi kehidupan berbangsa.

Baca Juga: Tembus 19.189, Ini Persebaran Virus Corona di 34 Provinsi

Hal yang bisa dilakukan berusaha untuk tidak terjangkit virus dengan disiplin terhadap aturan pemerintah, tetap tinggal di rumah, memakai masker, dan cuci tangan. Virus ini tidak akan berhenti bila masih banyak orang yang melanggar aturan.

"Kita harus berjuang bersama-sama untuk melawan virus ini dengan mematikannya. Banyak hal yang bisa dilakuakn dengan disinfektan secara menyeluruh. Cara itu dapat mencegah penularan selain menghindarinya, tapi semangat untuk menyelamatkan bangsa daripada kesulitannya, semangat untuk menyelamatkan bangsa dari penyakitnya, semangat menyelematkan bangsa dari virus itu dan itu bisa dilakuakn, tapi kita dispilin dan bersatu, tapi sambil berdoa tentunya," ujarnya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement