Belajar dari Medsos, Pengedar Ganja di Bengkulu Rakit Senpi Laras Pendek

Demon Fajri, Okezone · Rabu 20 Mei 2020 16:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 20 340 2217116 belajar-dari-medsos-pengedar-ganja-di-bengkulu-rakit-senpi-laras-pendek-Et0MpGcaxd.jpg

BENGKULU - Jajaran Polsek Padang Ulak Tanding, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, meringkus DB (30), warga Kecamatan Padang Ulak Tanding, bandar narkoba jenis ganja dan kepemilikan senjata api (senpi) rakitan, jenis laras pendek.

Dari tangan tersangka polisi berhasil mengamankan, barang bukti paket yang diduga ganja kering siap edar, sebanyak 79 paket kecil dan 3 paket sedang, dengan berat sekira 5 ons dan senpi rakitan laras pendek.

Barang bukti dan tersangka telah diamankan. Tersangka disangkakan dengan Pasal 114 ayat 1 Subsider Pasal 111 ayat 1 UU No.35 tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 1 ayat 2 UU Darurat No. 12 tahun 1951 tentang senpi ilegal dengan ancaman pidana maksimal 20 tahun penjara.

Kapolres Rejang Lebong AKBP Dheny Budhiono melalui Kapolsek Padang Ulak Tanding, Iptu Iptu Apion Sori mengatakan, tersangka bukan hanya mengedarkan narkoba jenis ganja. Namun, juga menjual secara ilegal senpi rakitan laras pendek.

Tersangka yang bekerja sebagai petani kopi ini, kata Apion, telah menjual senpi rakitan sebanyak 3 pucuk kepada masyarakat di daerah Kecamatan Padang Ulak Tanding. Namun, kata Apion, harga jual senpi rakitan itu masih didalami.

''Tiga pucuk senpi rakitan laras pendek sudah dijual. Kita masih mendalami berapa harga satu pucuk senpi yang dijual,'' kata Apion, saat dikonfirmasi okezone, Rabu (20/5/2020).

Dari pengakuan tersangka, terang Apion, dalam merakit senpi rakitan laras pendek belajar secara otodidak di media sosial, sekira satu tahun terakhir. Pihaknya juga masih mendalami amunisi yang diperoleh tersangka.

''Tersangka merakit senpi rakitan belajar secara otodidak di media sosial,'' pungkas Apion.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini