nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Nekat Mudik ke Tasikmalaya, Satu Keluarga Asal Jakarta Telantar Tiga Hari

Asep Juhariyono, iNews · Sabtu 23 Mei 2020 05:58 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 05 23 525 2218358 nekat-mudik-ke-tasikmalaya-satu-keluarga-asal-jakarta-telantar-tiga-hari-UwBPm5IR3v.jpg

TASIKMALAYA - Satu keluarga yang terdiri dari suami, istri, anak perempuan, dan seorang balita, dievakuasi oleh Tim Gugus Tugas Kota Tasikmalaya dengan mobil ambulans.

Mereka dijemput setelah terlantar selama tiga hari dan tinggal di emperan toko di Jalan Selakaso, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu dinihari (23/5/2020).

Dengan pakaian APD lengkap, dan langsung dilakukan rapid tes, keempatnya langsung dibawa dengan mobil ambilans karena keempatnya datang dari daerah Jakarta.

Keempat orang ini, dengan kepala keluarga berinisial DW (40) yang berasal dari Jakarta, datang ke Kota Tasikmalaya, dengan menggunakan travel ini, sudah tiga hari lalu hidup di emperan toko di Jalan Selakaso, dan hal ini membuat warga sekitar menjadi resah, terlebih pasangan suami istri ini sempat mengeluh mengalami sesak nafas.

Kedatangan mereka sekeluarga ke Kota Tasikmalaya, untuk berkunjung ke rumah neneknya, namun saat datang ke daerah Jalan Selakaso, ternyata rumah sang nenek sudah dijual, dan tidak diketahui secara pasti keberadaan sang nenek.

Sehingga mereka berusaha mencari ke sejumlah tempat, termasuk mencari ke daerah Pasar Cikurubuk Kota Tasikmalaya, namun sang nenek tidak ditemukan.

Hal ini membuat warga resah dan ketakutan mereka terpapar virus corona, sehingga warga langsung melaporkannya ke gugus tugas di pos pengamanan PSBB Jalan Gunung Sabeulah, yang langsung datang dengan membawa mobil ambulans dan menggunakan APD lengkap.

Tim gabungan yang datang ke lokasi langsung melakukan rapid tes terhadap keempat orang tersebut, hasil rapid test mereka ternyata tak menunjukkan gejala reaktif.

Setelah melakukan rapid tes, semuanya langsung dibawa ke Kantor Dinas Sosial Kota Tasikmalaya, guna mencari tau keberadaan sang nenek.

"Saya melihat keempat orang tersebut sedang tidur di emperan toko, saya jadi menjadi khawatir, terlebih saat ditanya mereka mengaku sedang sakit. Warga sekitar juga merasa ketakutan sehingga melapor," jelas Aris Kurniawan, warga setempat.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini