Polda Bengkulu Jaga Ketat Daerah Perbatasan saat Pandemi Covid-19

Demon Fajri, Okezone · Senin 25 Mei 2020 15:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 25 340 2219304 polda-bengkulu-jaga-ketat-daerah-perbatasan-saat-pandemi-covid-19-EEucpyQ4vR.jpg Foto Ilustrasi Okezone

BENGKULU - Kapolda Bengkulu Irjen Teguh Sarwono mengecek pospam perbatasan-perbatasan Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu. Hal tersebut dilakukan guna memastikan kesiapsiagaan anggota yang bertugas di lapangan, dalam menghadapi mudik lebaran.

Teguh mengatakan, pengamanan lebaran tahun ini merupakan kegiatan yang tidak diinginkan masyarakat, karena menghalangi dan memberhentikan untuk mudik. Ini, kata Teguh, tujuannya tidak hanya mengecek kesehatan guna memutus mata rantai Covid-19. Namun, sampai Teguh, masyarakat diharapkan untuk stay at home.

''Mulai dari perbatasan provinsi maupun antar kabupaten beberapa kali dihambat, diharapkan warga akan menyadari untuk tetap di rumah saja demi kepentingan bersama,'' kata Teguh, dalam keterangan yang diterima Okezone, Senin (25/5/2020).

Sementara itu, Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Sudarno mengatakan, guna mencegah gelombang arus mudik, baik di jalur darat, laut maupun udara, penjagaan disetiap perbatasan antar provinsi diperketat. Mulai dari kendaraan roda dua, empat pribadi, kendaraan umum, serta maskapai penerbangan.

PSBB

Masyarakat yang diperbolehkan melakukan bepergian, sampai Sudarno, jika memenuhi persyaratan. Seperti, surat tugas, serta dokumen pendukung lainnya. Namun, jika tidak mengantongi dokumen, masyarakat diminta putar balik ke daerah asal.

''Penjagaan diperbatasan tetap dilakukan. Baik jalur darat, laut maupun udara. Jika tidak memenuhi persyaratan maka sanksinya masyarakat disuruh putar balik,'' jelas Sudarno.

Sudarno menyampaikan, hal tersebut tidak lain untuk mencegah penyebaran covid-19. Tidak hanya mudik di daerah Bengkulu, terang Sudarno, masyarakat juga diminta #JanganKembaliKeJakartaDulu, guna mencegah penularan covid-19, dapat diredam.

Di mana hal tersebut, terang Sudarno, sesuai dengan Permenhub No 25 tahun 2020, tentang Pengendalian Transportasi Selama Musim Mudik Idul Fitri 1441 H, dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

''Sesuai Permenhub 25 tahun 2020, masyarakat yang boleh bepergian jika memenuhi syarat,'' demikian Sudarno.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini