Saat ditanya mengenai angka kematian Brasil yang melampaui China, Presiden Brazil itu pura-pura tidak berdaya.
"Saya tidak bisa melakukan keajaiban. Apa yang kalian ingin saya lakukan?" ujarnya.
Dihadapkan dengan pemberlakuan larangan bepergian oleh AS akibat Covid-19 yang tersebar luas, salah satu penasihat Bolsonaro menyebut pers Brasil sebagai histeris.
Sejak wabah merebak, pemimpin Brasil itu tidak mau mengakui dampak dari tindakannya, terutama memperlemah pemberlakuan aturan tinggal di rumah dari sejumlah pemimpin daerah.
Pengecualian yang sangat jarang terjadi pada pertengahan April 2020, ketika Bolsonaro menunjuk menteri kesehatan baru dengan mandat untuk menyelamatkan ekonomi dari ancaman virus corona.
Kurang dari dua minggu kemudian, ketika angka kematian Brazil melebihi 5.000, kepada wartawan ia menyampaikan, "Anda tidak bisa menuduh saya, jumlah itu bukan tanggung jawab saya."