Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Peng Liyuan, Istri Presiden China Terdaftar sebagai Duta Goodwill WHO

Rachmat Fahzry , Jurnalis-Selasa, 26 Mei 2020 |14:12 WIB
Peng Liyuan, Istri Presiden China Terdaftar sebagai Duta Goodwill WHO
Presiden China Xi Jinping dan Ibu negara Peng Liyuan. (Foto/China.ch)
A
A
A

JAKARTA – Nama Peng Liyuan terdaftar di situs web Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai salah satu dari sembilan Ambassador (Duta ) Good Will.

Namun dalam ringkasan profil singkat di situs tersebut, WHO tidak menyebut Peng Liyuan sebagai istri Presiden China Xi Jinping.

Duta Goodwill merupakan orang pilihan yang telah diakui WHO karena reputasi dan keahilannya di berbagai bidang.

Mengutip Daily Mail, Selasa (26/5/2020) WHO menulis Peng Liyuan ditunjuk oleh Direktur Jenderal WHO Dr Margaret Chan sebagai Duta Besar WHO untuk Tuberkulosis dan HIV / AIDS pada 3 Juni 2011.

WHO juga menulis Peng sebagai penyanyi soprano dan aktris China. Tidak dikatakan dia adalah istri Presiden Xi Jinping.

Foto/WHO

Peng, tulis WHO, adalah Ketua grup musik dan tari China di Departemen Politik Umum Tentara Pembebasan Rakyat.

“Di China ia menjadi Menteri Duta Besar Kesehatan untuk Pencegahan HIV / AIDS pada Januari 2006 dan Duta Besar Nasional untuk Pengendalian dan Pencegahan TB pada Maret 2007,” tulis WHO.

Peng menikah dengan Xi Jinping pada tahun 1987. Setelah menjadi istri presiden Xi Jinping, Peng Liyuan aktif menghadiri pertemuan internasional.

Sering diserang Trump

Presiden AS Donald Trump kerap menyerang WHO karena menilai organisasi tersebut. Dia menyebut WHO mendukung disinformasi dari China mengenai wabah virus corona.

Trump mengancam akan menghentikan dana bantuan ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

"Jika WHO tidak berkomitmen untuk perbaikan substantif besar dalam 30 hari ke depan, saya akan mepermanenkan dana bantuan AS untuk pendanaan WHO permanen dan mempertimbangkan kembali keanggotaan kami," kata Trump menunjukkan surat yang ditujukan kepada Direktur Jenderal WHO Adhanom Ghebreyesus kepada di Twitter.

Sebelumnya, Trump mengatakan WHO telah "melakukan pekerjaan yang sangat menyedihkan" dalam menangani virus corona.

(Rachmat Fahzry)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement