Bupati Bener Meriah Tak Jadi Mundur, Cuma Ambil Cuti

Windy Phagta, Okezone · Rabu 27 Mei 2020 19:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 27 340 2220545 bupati-bener-meriah-tak-jadi-mundur-cuma-ambil-cuti-aklLp9EvkC.jpg Bupati Bener Meriah Tgk Sarkawi (Ist)

BANDA ACEH - Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi memutuskan mengambil cuti berobat dan mempertimbangkan kembali untuk mundur dari jabatannya sebagai bupati Bener Meriah.

Keputusan ini diambil Sarkawi, karena didesak banyak pihak agar tetap memimpin hingga berakhir masa jabatan pada 2022. Hasil pemeriksaan kesehatannya nanti akan menjadi pertimbangan dan sebagai bahan untuk konsultasi ke Provinsi Aceh dan Kemendagri.

"Atas sejumlah saran, maka saya berobat secara serius pada masa ke depan, ini menjadi salah satu pertimbangan yang akan diambil," ujar Sarkawi, dalam video wawancara yang diterima Okezone, Rabu (27/5/2020).

Hal tersebut dibenarkan Kabag Humas dan Protokol Setdakab Bener Meriah Wahidi, menurutnya atas hasil semua masukan dan nasehat yang diterima, Bupati Bener Meriah, Sarkawi memutuskan akan mengambil cuti untuk berobat.

"Ini juga termasuk masukan, anggota DPR-RI yang juga merupakan mantan Bupati Bireun H. Ruslan M. Daud, Mantan Bupati Bener Meriah Ahmadi, SE, Menteri Agraria/ATR Sofyan Jalil, Bupati Aceh Tengah Drs. Shabela Abubakar, Wakil Ketua MPR-RI Muhaimin Iskadar serta beberapa anggota DPRK Bener Meriah dan beberap tokoh lainnya, meminta supaya untuk membatalkan niat beliau itu," tambahnya.

Baca Juga: Bupati Bener Meriah Umumkan Pengunduran Diri saat Jadi Khatib Sholat Id

Hasil pemeriksaan kesehatannya nanti akan menjadi pertimbangan dan sebagai bahan untuk konsultasi ke Provinsi Aceh dan Kemendagri.

Wahidi menambahkan, keinginan Bupati Tgk. H. Sarkawi untuk mundur dari jabatannya sebagai Bupati Bener Meriah terus mendapat tanggapan dari berbagai elemen masyarakat, seperti para ulama baik ditingkat Kabupaten, Provinsi maupun ulama yang sudah berkecimpung ditingkat Nasional, ada juga beberapa Menteri, para Aktivis Pemerhati Kemajuan Bener Meriah, para Forum Reje Kecamatan, serta unsur lainnya yang menghendaki Abuya Tgk. H. Sarkawi untuk tetap menjadi Bupati dan membatalkan niat untuk mundur.

“Beragam Elemen masyarakat tersebut siap untuk mengawal masa kepemimpinan beliau sampai akhir masa jabatannya, karena mereka menilai masa kepemimpinan Tgk. H. Sarkawi selama ini sudah cukup baik, kalau senadainya ada yang Pro dan Kontra, memang itulah dinamika demokrasi,” pungkas Wahidi

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini