3 Warga China Dibunuh dan Dibakar di Pabrik Zambia, Diduga Terkait Diskriminasi

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 28 Mei 2020 16:24 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 28 18 2221032 3-warga-china-dibunuh-dan-dibakar-di-pabrik-zambia-diduga-terkait-diskriminasi-4uzXPEqhPW.jpg Ilustrasi.

LUSAKA - Polisi Zambia menangkap tiga orang tersangka yang diduga membunuh tiga warga negara China, menyeret mayat-mayat mereka dan membakarnya. Kejahatan itu diduga dipicu sejumlah tindakan pabrik-pabrik China di Zambia dalam menangani pandemi Covid-19.

Menteri Dalam Negeri Stephen Kampyongo telah menjanjikan penyelidikan penuh atas kejahatan "biadab" yang terjadi pabrik pakaian Blue Star milik China pada Minggu (24/5/2020).

Juru Bicara Kepolisian Esther Katongo mengatakan kepada stasiun televisi ZNBC bahwa salah satu pelaku ditangkap setelah melarikan diri ke Kota Ndola sekira 310km sebelah utara Lusaka.

Polisi mengatakan motif serangan yang terjadi di daerah pinggiran Makeni di ibu kota itu masih belum jelas, namun ada dugaan insiden itu berkaitan dengan isu diskriminasi yang diterima pekerja Zambia di bisnis-bisnis China.

Menurut laporan BBC, ada ketegangan di Zambia terkait laporan bahwa manajer pabrik China telah memaksa karyawan untuk tidur di tempat kerja untuk menghentikan penyebaran virus corona.

Selama beberapa pekan terakhir, Wali Kota Lusaka, Miles Sampa telah memimpin operasi untuk menutup bisnis milik China, termasuk kios tukang cukur dan restoran, setelah penduduk setempat mengeluh tentang diskriminasi.

Dia juga telah berbagi posting di Facebook, termasuk video, tentang penggerebekan dadakannya di pabrik-pabrik milik China di mana para pekerja diduga dianiaya. Dalam salah satu video, ia berhadapan dengan manajer China di pabrik perakitan truk tentang kebijakan mereka menahan pekerja dan memerintahkan mereka untuk mengizinkan pekerja Zambia pulang.

Sejauh ini Zambia telah melaporkan 920 kasus Covid-19.

(dka)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini