DELISERDANG – SPBU Pertamina di kawasan Pancurbatu, Deliserdang, Sumatera Utara, diduga telah menyaluran bahan bakar minyak (BBM) tak layak pakai kepada masyarakat. BBM yang dijual ditengarai bercampur (terkontaminasi) dengan air.
Kasus penyaluran BBM tak laik jual itu terungkap setelah video rekaman protes warga yang menjadi korban, diunggah ke media sosial dan dibagikan ke jaringan di aplikasi perpesanan Whatsapp.
Dalam video itu, warga protes karena sesaat setelah diisi bahan bakar, mobilnya yang tergolong baru tak bisa dinyalakan. Saat diperiksa, terdapat air dengan konsentrasi yang cukup tinggi pada BBM yang dibelinya.
Unit Manager Komunikasi dan CSR pada PT Pertamina MOR I-Sumbagut, Roby Hervindo, langsung memberikan keterangan terkait kasus BBM bercampur air tersebut.
“Yang terlihat di video itu BBM jenis Dexlite yang ditengarai terkontaminasi air,” sebut Roby.