Jawa Barat Ternyata Tak Masuk Daerah yang Diizinkan New Normal

CDB Yudistira, Okezone · Selasa 02 Juni 2020 04:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 02 525 2222980 jawa-barat-ternyata-tak-masuk-daerah-yang-diizinkan-new-normal-0gB5kwnD5Q.jpg Ilustrasi (Dok. okezone)

BANDUNG - ‎Provinsi Jabar tidak masuk ke dalam daftar daerah yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, dari pemerintah pusat, yang diizinkan untuk new normal atau adaptasi kebiasaan baru (AKB).

Padahal, Pemprov Jabar menetapkan 60 persen wilayah di Jabar atau 15 daerah diizinkan untuk penerapan AKB.

Informasi Jabar tidak masuk wilayah yang diizinkan new normal, berdasarkan informasi dari gugus tugas mengeluarkan daftar 102 daerah yang diizinkan melaksanakan new normal. Rilis tersebut diinformasikan melalui akun Twitter @BNPB_Indonesia, Minggu (31/5/2020).

Menanggapi itu, juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jabar Berli Hamdani membenarkan jika provinsi Jabar memang tidak masuk ke daftar yang diizinkan untuk penerapan new normal.

"Memang (Jabar) tidak ada yah. (itu) BNPB hanya melihat (daerah) yang ada tidaknya kasus konfirmasi positif," kata Berli‎ saat dikonfirmasi, Senin (1/6/2020).

Namun Berli mengatakan, kebijakan new normal oleh pemerintah provinsi, yang sebelumnya diumumkan Gubernur Jabar Ridwan Kamil, hanya bersifat diskresi.

"Pemprov hanya merekomendasikan saja.‎ Untuk yang 15 Kota dan Kabupaten di Jabar yang diizinkan untuk AKB tergantung kepala daerahnya masing-masing," kata dia.

Ia pun mengingatkan kembali ke masyarakat, untuk terus disiplin, meski di daerahnya dapat menjalankan serta menerapkan new normal atau AKB.

"Displin untuk mempraktekan AKB ini.‎ Sehingga diharapkan tidak terjadi euforia new normal," ucap dia.

Berikut daftar 102 daerah yang diizinkan :

1. Aceh: Pidie Jaya, Aceh Singkil, Bireuen, Aceh Jaya, Raya, Kota Subulussalam, Aceh Tenggara, Aceh Tengah, Aceh Barat, Aceh Selatan, Kota Sabang, Kota Langsa, Aceh Timur, dan Aceh Besar

2. Sumatera Utara: Nias Barat, Pakpak Barat, Samosir, Tapanuli Tengah, Nias, Padang Lawas Utara, Labuhan Batu Selatan, Kota Sibolga, Tapanuli Selatan, Humbang Hasundutan, Nias Utara, Mandailing Natal, Padang Lawas, Kota Gunungsitoli, dan Nias Selatan

3. Kepulauan Riau: Natuna, Lingga, Kepulauan Anambas

4. Riau: Rokan Hilir, dan Kuantan Singgigi

5. Jambi: Kerinci

6. Bengkulu: Rejang Lebong

7. Sumatera Selatan: Kota Pagar Alam, Penukal Abab Lematang Ilir, Ogan Komering Ulu Selatan, dan Empat Lawang

8. Bangka Belitung: Belitung Timur

9. Lampung: Lampung Timur dan Mesuji

10. Jawa Tengah: Tegal

11. Kalimantan Timur: Mahakam Ulu

12. Kalimantan Tengah: Sukamara

13. Sulawesi Utara: Bolaang Mongondow Timur dan Kepulauan Siau Tagulandang Biaro

14. Gorontalo: Gorontalo Utara

15. Sulawesi Tengah: Donggala, Tojo Una-Una, Banggai Laut

16. Sulawesi Barat: Mamasa

17. Sulawesi Selatan: Toraja Utara

18. Sulawesi Tenggara: Buton Utara, Buton Selatan, Buton Utara, Buton, Konawe Utara, Konawe Kepulauan

19. Nusa Tenggara Timur: Ngada, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya, Alor, Sumba Barat, Lembata, Malaka, Rote Ndao, Manggarai Timur, Timor Tengah Utara, Sabu Raijua, Kupang, Belu, dan Timor Tengah Selatan

20. Maluku Utara: Halmahera Tengah dan Halmahera Timur

21. Maluku: Kota Tual, Maluku Tenggara Barat, Maluku Tenggara, Kepulauan Aru, dan Maluku Barat Daya

22. Papua: Yahukimo, Mappi, Dogiyal, Kepulauan Yapen, Paniai, Tolikara, Yalimo, Deiyai, Puncak Jaya, Mamberamo Raya, Nduga, Pegunungan Bintang Asmat, Supiori, Lanny Jaya, Puncak dan Intan Jaya

23. Papua Barat: Kaimana, Tambrauw, Sorong Selatan, Maybrat, Pegunungan Arfak

(kha)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini