Ikut Arahan Gubernur Banten, Pemkab Tangerang Tangguhkan Sekolah Tatap Muka

Hasan Kurniawan, Okezone · Rabu 23 Desember 2020 19:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 23 340 2333034 ikut-arahan-gubernur-banten-pemkab-tangerang-tangguhkan-sekolah-tatap-muka-y5fsY5jtuH.jpg Ilustrasi (Dok. Okezone)

TANGERANG - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Saifullah mengatakan, pihaknya sudah siap menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada semester genap tahun ajaran 2020/2021.

"Mengenai rencana PTM pada Semester Genap Tahun Ajaran 2020/2021, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang dalam hal ini Disdik, beserta seluruh jajaran unsur pendidik sudah mempersiapkan," kata Saifullah, kepada Sindonews, Rabu (23/12/2020).

Persiapan itu, antara lain infrastruktur pencegahan Coivd-19, seperti tempat cuci tangan, desinfektan, masker, dan hand sanitaizer. Semuanya, kata dia, sudah tersedia disemua sekolah. Termasuk pola PTM yang akan diterapkan di sekolah.

"Semua sudah sesuai dengan Permen 4 Menteri. Namun untuk menetapkan PTM dapat dilaksanakan atau tidak, Pemkab Tangerang masih menunggu arahan dan keputusan dari Pemprov Banten selaku Gugus Tugas Covid-19 Daerah," jelasnya.

Dilanjutkan dia, untuk PTM di bulan Januari 2021, sesuai dengan hasil rapat koordinasi dengan Gubernur Banten yang difasilitasi oleh Kadisdik Provinsi Banten, akhirnya disepakati bahwa kegiatan belajar mengajar tatap muka tahun 2021 ditangguhkan.

"Kami dari kabupaten dan kota, pada prinsipnya akan mengikuti anjuran dan arahan, juga ketetapan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi Banten. Walau demikian, pada prinsip realisasi pelaksanaan, semua unsur tenaga pendidik di sekolah sudah siap," jelasnya.

Menurutnya, jika PTM dilangsungkan hari ini, pihak Pemkab Tangerang sudah siap. Baik fasilitas dan tenaga pendidik, semua siap.

"Kalau pun tidak dan belum dilaksanakan, kami semua tetap akan patuh mengikuti aturan main pembelajaran di rumah, sesuai dengan aturan perundang-undangan, juklak dan juknis yang ada," pungkasnya.

Baca Juga : Habib Rizieq Tersangka Kasus Kerumunan Massa di Megamendung

Sebelumnya, Gubernur Banten Wahidin Halim menyatakan, Pemprov Banten menunda kembali pembukaan sekolah tatap muka yang direncanakan dimulai, pada Januari 2021, karena tingkat penularan COVID-19 mengalami kenaikan.

"Setelah mendengarkan dari berbagai pihak seperti IDI (Ikatan Dokter Indonesia), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud), maka berkesimpulan tatap muka per Januari 2021 ditunda. Itu kesepakatannya," tegas Wahidin Halim, di Serang.

Gubernur menilai, meski delapan kabupaten/kota di Banten berada di zona oranye atau risiko sedang penularan COVID-19. Namun, di sisi lain penularannya masih cukup tinggi di masyarakat.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini