Terlebih lagi, sebelum corona mewabah di Indonesia, Idah sudah membayar untuk pelunasan ibadah haji sebesar Rp 11,2 juta. Namun, pada akhirnya ibadah haji dipending sampai situasi membaik.
"Semoga corona cepat menghilang. Dengan begitu, calhaj 2020 ini bisa berangkat haji di tahun depan," ujarnya.
Beruntung, hingga saat ini Idah belum memersiapkan perlengkapan untuk keperluan ibadahnya selama di tanah suci. Termasuk, menggelar syukuran Waliwatus Safar.
"Termasuk oleh-oleh, saya belum membelinya. Karena, sebagai bidan desa waktu saya banyak tersita untuk membantu pemerintah dalam mengatasi corona ini," ujar Alumni SMPN I Pusakanagara angkatan 1998 ini. (Mulyana)
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.