Anders lebih lanjut mengakui jumlah korban jiwa yang "amat disayangkan", terutama pasien yang berada di beberapa fasilitas perawatan jangka panjang.
Dalam sebuah wawancara radio Swedia pada hari sebelumnya, Tegnell mengakui jumlah kematian telah menjadi pertimbangan kembali baginya, untuk melakukan pendekatan yang lebih baik terhadap pandemi.
Menurut badan kesehatan nasional, negara dengan 10,2 juta orang itu mencatat 4.542 kematian terkait COVID-19, jauh lebih banyak daripada beberapa negara tetangga sekitarnya, dan salah satu tingkat kematian per kapita tertinggi di dunia. Sedangkan kasus infeksi 40.803.
(Rachmat Fahzry)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.