Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

PSBB Tak Mungkin Dihentikan, tapi Tidak Bisa Juga Terus Dijalankan

Pernita Hestin Untari , Jurnalis-Kamis, 04 Juni 2020 |17:19 WIB
PSBB Tak Mungkin Dihentikan, tapi Tidak Bisa Juga Terus Dijalankan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto : iNews TV)
A
A
A

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyadari tidak bisa terus menerus memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam menghadapi pandemi virus corona atau Covid-19 di wilayah yang dipimpinnya.

"Kita semua menyadari tidak mungkin kita berhentikan PSBB karena masih ada kasus. Tetapi tidak mungkin juga terus menerus PSBB jika ada yang berhasil mengendalikan virus corona dengan berdisiplin menjalankan protokol kesehatan," ujar Anies dalam wawancara khusus dengan iNews TV, Kamis (4/6/2020).

Di DKI Jakarta sendiri, kata Anies, masih ada 66 Rukun Warga atau RW yang masih menjadi zona merah virus corona.

"Di DKI masih 66 RW bermasalah, tetapi jutaan warga Jakarta sudah berdisiplin. Jadi, kami akan menggunakan protap yang berbeda di tiap wilayah, tidak menggunakan satu rumus untuk tiap wilayah. Karakternya berbeda solusi berbeda," tuturnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta telah memutuskan memperpanjang masa penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Ibu Kota, sebagai upaya menekan penyebaran Covid-19. PSBB tahap tiga sayogianya berakhir hari ini.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement