KOTA MALANG – Pasca ada enam orang pemuda di Kota Malang yang dinyatakan reaktif dari hasil rapid test pada Kamis 4 Juni 2020 malam di sejumlah titik warung kopi kawasan Sudimoro, pemilik warung kopi angkat bicara.
Pemilik Warung Kopi Sawah Angga Adimayoga mengklarifikasi bila dari 86 orang yang ikut rapid test yang digelar Satgas Penanganan Covid-19, bukan seluruhnya dari pengunjung warung kopi, melainkan juga para pengendara yang melintas tak mengenakan masker hingga pengamen.
“Jadi dari 86 orang yang di-rapid test itu dari orang yang lewat, tidak pakai masker, pengamen, dan orang yang ada di kedai kopi di sekitar Kopi Sawah. Saat operasi itu di kopi sawah ada 30-an pengunjung,” ucap Angga melalui keterangan yang diterima Okezone, Jumat (5/6/2020) malam.
Angga juga menyayangkan terjadinya disinformasi mengenai enam pemuda yang reaktif, sebagaimana dijelaskan instansi Pemkot Malang, dari hasil rapid test yang hanya dilakukan di warungnya sebagai titik transit.
