“Yang reaktif dari Kopi Sawah itu jumlahnya dua orang terdiri dari satu perempuan dan satu laki-laki,” ujarnya.
Terkait kebijakan penutupan warung kopi dan penyemprotan disinfektan di tempatnya dan sejumlah lokasi warung kopi yang ada di sekitar warung kopi sawah, ia menegaskan belum melihat sama sekali sepanjang hari Jumat ini.
“Penyemprotan disinfektan yang dibilang tiap hari, nyatanya hari ini enggak disemprot. Saya buat sendiri, saya semprot sendiri karena saya khawatir soalnya habis disewa buat tempat rapid test,” ujarnya.
Pihaknya mengaku bila seharusnya pelaksanaan rapid test juga menyasar setiap tempat usaha yang ada di sekitar warungnya.