Share

Satu Penumpang Pesawat Positif Corona Akan Menikah, Gubernur Sumbar: Bisa Kena Sekampung

Rus Akbar, Okezone · Selasa 09 Juni 2020 14:52 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 09 340 2226919 satu-penumpang-pesawat-positif-corona-akan-menikah-gubernur-sumbar-bisa-kena-sekampung-WDyhknHIim.jpg Ilustrasi bandara. Foto: Shutterstock

PADANG - Dua penumpang suatu maskapai penerbangan yang masuk ke wilayah Sumatra Barat (Sumbar) lewat Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada Rabu 3 Juni 2020) dinyatakan positif coronavirus disease (covid-19). Hal itu diketahui setelah penumpang tersebut melakukan tes swab di BIM Sumbar pada Sabtu 6 Juni 2020.

Satu di antara dua penumpang itu ternyata mau mengadakan pernikahan. Hal itu disampaikan oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit.

Penumpang yang mau mengadakan pernikahan tersebut berasal dari Kabupaten Padang Pariaman. Sementara satu lagi dari Kabupaten Limapulukota yang mendarat untuk pulang kampung.

Nasrul Abit melanjutkan, kedua penumpang itu bisa lolos tersebut karena hanya melakukan rapid test saja bukan tes swab atau PCR. “Kalau rapid test itu tidak menjamin. Ternyata yang dua di Bandara karena rapid test (terbang), ternyata di sini (BIM) di swab positif,” katanya, Selasa (9/6/2020)

Nasrul menuturkan beruntung tes swab dilakukan kepada penumpang yang masuk bandara BIM sehingga orang yang masuk ke Sumbar diketahui apakah negatif atau positif corona.

“Untung kita periksa, Gugus Tugas, padahal dia mau nikahan. Orang ramai-ramai, bisa kena orang sekampung, termasuk istrinya bisa kena. Yang mau nikahan penumpang tujuan Padang Pariaman,” ujarnya.

Baca Juga: Ini Penyebab Lolosnya 2 Penumpang yang Positif Corona di Bandara Minangkabau

Perlu diketahui, BIM menjadi contoh bandara di Indonesia yang menyediakan layanan tes swab. Tes ini diwajibkan bagi setiap penumpang maskapai yang mendarat saat memasuki Sumbar.

Pemberlakuan tes swab itu telah dimulai sejak satu hari sesudah Idul Fitri 1441 Hijriyah atau 25 Mei 2020. Langkah tersebut merupakan dukungan dan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Sumbar dalam menyaring pendatang yang mengunakan tranportasi udara.

Lebih lanjut buntut ditemukannya dua penumpang positif corona, pihak bandara menyerahkan data manifest pesawat kepada Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar guna keperluan tracking.

 

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini