SERANG - Kasus positif corona atau Covid-19 di Kabupaten Serang, Banten melonjak pada Jumat 12 Juni 2020. Lonjakan kasus terjadi akibat adanya Orang Tanpa Gejala (OTG) asal Penjaringan, Jakarta Utara yang kabur ke wilayah Kecamatan Tirtayasa.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Banten, dr Atu Pramudji Hastuti mengatakan, pada hari ini kasus positif bertambah sebanyak 32 orang. 18 diantaranya tertular dari OTG asal Jakarta yang kabur.
"Cluster Tirtayasa yang ditularkan dari satu OTG asal Penjaringan, Jakarta yang kabur saat dinyatakan positif corona. Dari yang bersangkutan menularkan kepada sekitar 18 orang," ujar Ati kepada wartawan, Jumat (12/6/2020).
Cluster lainnya dari salah satu tenaga medis di RSUD Cilegon yang dinyatakan positif setelah menangani pasien positif corona.
"Sisanya cluster RS Panggung Rawi (RSUD Cilegon) dan claster lainnya," kata Ati yang juga menjabat Kepala Dinas Kesehatan Banten.
Sementara itu, Juru Bicara Tim gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Serang, Agus Sukmayadi menambahkan, OTG positif Corona asal Jakarta mengalami kecelakaan lalu lintas pada 28 Mei 2020 yang lalu di wilayah Tirtayasa.
Kemudian, warga membantu OTG tersebut untuk dievakuasi ke Puskesmas Tirtayasa tanpa menggunakan APD, akibatnya tiga orang tenaga kesehatan dan 15 warga positif corona.
"Ketiga nakes tersebut melakukan penanganan kecelakaan di UGD pada pasien yang mengalami kecelakaan lalin, dan setelah di telusuri, yang brsangkutan merupakan OTG dari daerah Penjaringan Jakarta," ujarnya.
(Awaludin)