Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kenang Ucapan Berpamitan Pramono Edhie Wibowo, AHY: Om Mohon Maaf Ya

Muhamad Rizky , Jurnalis-Minggu, 14 Juni 2020 |09:02 WIB
Kenang Ucapan Berpamitan Pramono Edhie Wibowo, AHY: Om Mohon Maaf Ya
Jenderal TNI (purn) Pramono Edhie Wibowo. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengenang ucapan permohonan maaf mantan KSAD Pramono Edhie Wibowo sebelum wafat pada Sabtu 13 Juni 2020 kemarin malam.

AHY menceritakan kenangan tersebut melalui akun instagram pribadinya @agusyudhoyono. Yang mana kala itu 1 Juni 2020 lalu Pramono Edhie mengutarakan permohonan maaf pada dirinya.

"Tanggal 1 Juni 2020, ketika ada doa bersama satu tahun berpulangnya Ibu Ani Yudhoyono, Pak Edhie datang ke rumah kami di Cikeas. Lalu saat pamitan, beliau mengatakan kepada saya, 'Gus, mohon maaf ya. Om mohon maaf ya'. Saya pikir, karena masih suasana Lebaran, almarhum menyampaikan hal itu. Saya tidak berpikir lain," ucap AHY Minggu (14/6/2020).

 BACA JUGA: Pramono Edhie Meninggal Dunia, Ucapan Belasungkawa Ramai di Twitter

Belakangan kata AHY dirinya juga mendapat kabar dari Danjen Kopassus Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa bahwa Pramono Edhie sempat menyambangi satuan TNI dan juga menyampaikan permohonan maaf.

"Kemudian tadi malam, Danjen Kopassus, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa bercerita, 'Tanggal 2 Juni 2020, Pak Edhie datang ke Mako Kopassus. Beliau beberapa kali minta maaf karena jarang main ke Kopassus'. Ketika tadi malam beliau berpulang ke Sang Maha Pencipta, barulah kami tersadar, 'Beliau sedang pamitan kepada kami," terang AHY.

 BACA JUGA: Jenazah Jenderal (Purn) Pramono Edhie Akan Dibawa ke Rumah Duka di Cikeas

Tak hanya itu putra Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu juga sempat bermimpi beremu dengan ibunya Ani Yudhoyono sebelum berpulangnya Pramono Edhie.

"Tepat tiga hari lalu, saya bermimpi bertemu Ibu Ani dan beliau menangis, hingga saya terperanjat dan terbangun. Saya membaca Surat Al Fatihah untuk beliau," jelasnya.

Diketahui, Pramono Edhie Wibowo lulus dari Akademi Militer pada 1980. Ia mengawali karier di tahun yang sama sebagai Komandan Peleton Grup I Kopassandha. Pada 1995 dia dipercaya menjadi Komandan Grup I Kopassus.

Lulusan Sesko TNI 2001 itu juga sempat menjadi Ajudan Presiden Megawati Soekarnoputri pada 2001.

Tiga tahun kemudian dia dipercaya sebagai perwira tinggi Staf Ahli Bidang Ekonomi Politik Sesko TNI dan pada 2005 diangkat sebagai Wakil Danjen Kopassus. Pada 2007, Pramono dipercaya sebagai Kasdam IV/Diponegoro.

Kariernya semakin menanjak ketika dipilih sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) menggantikan Letjen TNI Burhanuddin Amin sejak 30 September 2010.

Kemudian, pada 2011 merupakan puncak karir Pramono. Saat itu ia dilantik sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) menggantikan Jenderal TNI George Toisutta sebelum akhirnya pensiun secara resmi dari militer pada Mei 2013.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement