Eksotisme Dinding Sungai Purba Kalinanas Blora, Pahatan Alam Jutaan Tahun Lalu

Taufik Budi, Okezone · Kamis 18 Juni 2020 11:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 18 512 2232100 eksotisme-dinding-sungai-purba-kalinanas-blora-pahatan-alam-jutaan-tahun-lalu-aaTBRfyiqg.jpg Pahatan dinding alami di Blora banyak dikunjungi wisatawan lokal (foto: Taufik Budi/Okezone)

BLORA - Menyaksikan dinding sungai barangkali bukanlah istimewa. Namun, berbeda dengan dinding sungai yang satu ini. Menikmati sekaligus memahami cantiknya pahatan alam yang konon telah berusia jutaan tahun.

Keindahan alam itu terbentang di kelokan dinding Sungai Purba Kalinanas yang eksotis. Lokasinya tepat di bawah Jembatan Merah Desa Kalinanas Kecamatan Japah Kabupaten Blora Jawa Tengah.

Relief dinding sungai akan semakin cantik karena terlihat kuning keemasan terutama menjelang sore hingga petang. Pantulan air sungai di bawahnya memperlihatkan relief dinding yang seolah mengambang.

Pahatan dinding Blora

Pembentukan relief di dinding sungai membutuhkan proses panjang. Bahkan disebut-sebut hingga jutaan tahun. Proses geologi alam secara perlahan memahat dinding sungai dengan caranya sendiri. Hingga timbul relief dengan corak natural, yang tak bakal bisa dipahat oleh mesin canggih sekali pun.

"Saat kemarau seperti ini semua relief alamnya kelihatan seperti pahatan yang teratur buatan manusia namun asli hasil proses geologi alam," kata Wakil Bupati Blora Arief Rohman.

"Jutaan tahun batuan di sini tergerus arus sungai sehingga membentuk alur yang indah. Ini akan sangat menarik bagi wisatawan jika dikemas dengan baik. Sangat cocok untuk menenangkan diri dan foto-foto,” lanjut dia.

Meski potensi alam itu terlihat cantik dan layak menjadi destinasi wisata, namun masih belum digarap baik. Oleh karenanya perlu perhatian semua pihak untuk menjaga kelestariannya agar tak dirusak oleh tangan-tangan jahiil.

Pahatan dinding Blora

"Kami titip kepada Kepala Desa Kalinanas agar aset yang luar biasa ini bisa dikelola dengan baik, misalkan dengan membentuk BUMDes yang bergerak di sektor wisata. Sehingga tidak dirusak tangan-tangan jahil. Jangan sampai ada vandalism. Nanti kita minta Dinporabudpar untuk melakukan pendampingan,” ungkap dia.

Warga yang ingin menikmati indahnya alam, sekaligus mengganti foto-foto status di media sosial bisa dengan mudah mendatangi lokasi ini. Dari pusat Kota Blora memerlukan waktu sekira 40 menit. Untuk rutenya, bila dari Kecamatan Japah, tepatnya pertigaan barat Masjid Agung Japah ambil arah utara menuju Desa Kalinanas berjarak sekira 8 kilometer, melalui Desa Bogem dan Desa Gaplokan.

Begitu masuk Desa Kalinanas sampai pertigaan Pohon Beringin besar, kendaraan bisa diparkir di halaman rumah warga. Setelah itu cukup berjalan kaki melalui bekas jalur rel kereta ke arah barat sejauh 100 meter menuju Sungai Purba Kalinanas.

“Ternyata tempatnya indah dan adem karena berada di lembah sungai yang teduh. Nanti kalau sudah ada aliran airnya pasti akan semakin terasa segar. Semoga pihak yang berwenang bisa melakukan penataan tanpa merusaknya,” ujar seorang warga, Agung.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini