“Kami juga melihat, pada awal-awal (PSBB) terjadi pergeseran traffic internet. Biasanya terfokus di daerah distrik bisnis pada jam-jam kantor, tetapi sekarang pada jam-jam kantor merambah area residensial karena masyarakat kerja dari rumah,” tutur Hiro.
Sementara itu, SVP Pre Sales Lintasarta Gidion Suranta Barus mengutarakan bahwa seiring dengan shifting yang terjadi maka persaingan bisnis di antara perusahaan ICT ikut meningkat. Pasalnya, praktik bisnis yang sebelumnya fokus kepada layanan offline saja, lantas ikut mengembangkan online service.
“Jadi, pemain di bidang layanan digital bertambah. Ada yang baru-baru sekarang. Belum lagi pemain dari luar negeri tetap melirik masuk ke Indonesia karena melihat Indonesia memiliki pasar yang potensial. Memang kami prediksi persaingan akan naik,” kata Gidion.
Oleh karena itu, imbuhnya, tak perlu heran jika ke depan terjadi peningkatan belanja digital terutama untuk empat komponen, yaitu jaringan, infrastruktur TI, aplikasi, serta layanan keamanan siber. Pola belanjanya juga disinyalir bakal berubah dari membeli capital expenditure menjadi operating expenditure.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.