JAWA TIMUR - Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah memberikan izin tentang pelaksanaan Sholat Jumat di seluruh masjid di Jawa Timur. Meski sudah dilaksanakan dengan mengikuti protokol kesehatan, jumlah umat Islam yang mengikuti ibasah Sholat Jumat membeludak.
Ketua Dewan Masjid Indonesia, Jusuf Kalla (JK) telah meminta masjid seluruh Indonesia khususnya di Jawa Timur bisa laksanakan Sholat Jumat dengan sistem ganjil genap atau bergantian berdasarkan nomor ponsel. Namun, hal ini tidak dilakukan di Masjid Al Akbar Surabaya karena kapasistas masjid dinilai masih mencukupi.
Humas Masjid Al Akbar Surabaya, Helmy Mohamad Nor menyatakan, Masjid Al Akbar Surabaya menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Kemudian, selalu membersihkan dengan disinfektan lima kali dalam sehari.
Yakni, sebelum diadakan sholat lima waktu maupun sebelum melaksanakan Sholat Jumat. Selain itu, juga menerpakan protokol ketat dengan cuci tangan, pakai masker, diperiksa suhu tubuh dan berjarak 2 meter.
Dengan adanya protokol kesehatan yang ketat tersebut, diharapkan bisa menjadi percontohan masjid-masjid di Jawa Timur khususnya di kota Surabaya. Karena kebersihan adalah nomor satu dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona, terutama di tempat ibadah seperti masjid. (Ari)
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.