NASHVILLE – Salah satu surat kabar di Amerika Serikat (AS) The Tennessean dikecam lantaran memuat iklan berbau SARA yang berbunyi ‘Islam Akan Membom Nuklir Nashville, pada 18 Juli’. Tentu saja ini mengundang reaksi keras dari publik muslim di Amerika, dan meminta agar mencabutnya.
Pemilik koran mengklaim tidak memeriksa sehingga iklan itu bisa lolos cetak. Iklan itu diterbitkan pada akhir pekan lalu. Pemasang iklan adalah sebuah kelompok sayap kanan bernama The Ministry of Future for America. Menurut iklan itu, klaim serangan bom nuklir mengacu pada nubuat Alkitab.
Editor The Tennessean, Michael Anastasi, ikut mengutuk iklan tersebut. "Iklan ini mengerikan dan sama sekali tidak dapat dipertahankan dalam segala situasi. Ini salah, titik, dan seharusnya tidak pernah dipublikasikan," katanya.
“Ini telah melukai anggota komunitas kami dan karyawan kami sendiri dan ini membuat saya sedih. Ini tidak konsisten dengan semua yang The Tennessean pertahankan sebagai institusi," kata Anastasi, seperti dikutip The Guardian, Senin (22/6/2020).
Namun, publik tetap menyalahkan penerbit surat kabar tersebut dengan argumen bahwa beriklan di surat kabar itu tidak memiliki akuntabilitas yang sama dengan editorialnya.
Menurut laporan media-media lokal, The Tennessean memiliki sejarah panjang dalam melaporkan kegiatan anti-Islam di halaman-halamannya.
"Saya frustrasi saya tidak bisa mengetahui lebih banyak karena cuti," tulis reporter surat kabar itu, Natalie Ellison, di Twitter. "Wartawan @Tennessean lainnya secara konsisten mengidentifikasi dan menulis tentang upaya anti-Islam setempat."
(Amril Amarullah (Okezone))