Unggah Video Asusila di Status Medsos, Lima Pelajar Ditangkap

Sigit Dzakwan, iNews · Selasa 23 Juni 2020 14:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 23 340 2234922 unggah-video-asusila-di-status-medsos-lima-pelajar-ditangkap-xX3kDacZis.jpg Ilustrasi. Foto: News.Sky

PALANGKARAYA - Lima pelajar yang terdiri dari empat laki-laki dan satu perempuan di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) harus berurusan dengan polisi. Sebab mereka kedapatan menyebarkan menjadikan video asusila sebagai status media sosial.

“Lima oknum pelajar SMP dan SMA di Palangka Raya menyebarkan video asusila melalui status whatsapp miliknya,” demikian postingan akun FB @Humas Polda Kalteng pada Selasa (23/6/2020) dengan dilampirkam video lima pelajar tersebut sembari meminta maaf kepada publik.

Sementara Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Kalteng Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, warga tidak boleh menyebarkan konten berupa video, foto, tulisan, stiker, dan meme yang mengandung unsur asusila di media sosial, baik itu facebook, instagram, twitter, youtube, tiktok, grup whatsapp, status whatsapp dan lain-lain.

Bagi yang nekat melakukannya maka dapat dikategorikan melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE),” ujar Hendra.

Di samping itu, lanjut dia, menyebarkan foto atau video asusila juga melanggar norma agama dan norma kesusilaan. Apalagi pelakunya masih berstatus pelajar atau mahasiswa.

Baca Juga: Melapor sebagai Korban Penganiayaan, Pria Ini Malah Jadi Tersangka Pencabulan 

“Seorang pelajar atau mahasiswa harus fokus belajar dan belajar. Jangan berbuat sesuatu yang dapat merugikan diri sendiri dan keluarga karena kasihan orangtua kita,” ucap Hendra.

“Orangtua sudah capek-capek mencari nafkah untuk kita, biar kita bisa makan dan sekolah. Jangan dibalas dengan perbuatan yang membuat orangtua kita malu dan menangis,” tambahnya.

Untuk itu Hendra berharap agar semua pihak berhenti melakukan aksi-aksi asusila. “Stop Kenakalan Remaja !!! dan Stop Pergaulan Bebas !!!. Ayo belajar yang rajin, Raih cita-cita untuk membanggakan orang tua,” lanjutnya.

Awalnya polisi mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada status WA berisi video asusila. Selanjutnya petugas melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap kelima pelajar tersebut.

Kelima oknum pelajar tersebut akhirnya meminta maaf di depan publik melalui video yang direkam di Mapolda Kalteng. Kelimanya juga diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini