Risma Sebut Tren Covid-19 di Surabaya Menurun, Ini Penyebabnya

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Selasa 23 Juni 2020 11:57 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 23 519 2234797 risma-sebut-tren-covid-19-di-surabaya-menurun-ini-penyebabnya-NX5fB5EKMD.jpg Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat berdialog melalui streaming BNPB/Foto: tangkapan layar BNPB

JAKARTA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, tren penyebaran virus corona atau Covid-19 di wilayahnya sudah menurun. Realita ini terjadi karena langkah kongkret yang dilakukan pemerintah setempat.

“Sebetulnya kalau lihat trennya (Covid-19) ini turun. Kami kemarin 200-300 dan berapa ini trennya turun,” kata Risma dalam siaran langsung di BNPB, Selasa (23/6/2020).

Meskipun sudah mengalami penurunan, Pemkot Surabaya tetap gencar melakukan pemeriksaan dan tracing guna memutus rantai Covid-19. “Kami tetap melakukan rapid massal. Kami memang melakukan upaya-upaya yang cukup tegas,” jelas Risma.

Risma mengaku sudah mengubah konsep penelusuran kasus atau tracing dari lingkup kampung, ke lingkungan yang lebih kecil lagi yaitu komunitas. Mulai dari komunitas pasar, guru, industri, mal, hotel, dan lainnya.

Apabila salah satu dari anggota komunitas itu terdeteksi positif, maka seluruh anggota komunitas akan diisolasi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca juga: Surabaya Zona Hitam Covid-19, Risma Bakal Pasang Thermal Scanner di Semua Layanan Publik

“Kami lakukan rapid massal dengan menindaklanjuti hasil positif yang kami dapatkan. Itu berjalan terus, begitu ada positif satu, maka lingkungannya kami kunci untuk lakukan rapid," ujar Risma.

Selain itu ia mengatakan, rapid test massal ini bakal dilakukan terhadap seluruh anggota komunitas baik ber-KTP Kota Surabaya atau pun non-Surabaya. "Semuanya memang bukan warga Surabaya tapi tetap kami lakukan supaya tahu tracingnya itu mereka ada di mana," ungkapnya.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini