SOLO – Setiap orangtua disarankan untuk selalu mengawasi setiap pergerakan anak. Jika tidak, maka bisa bernasib sama dengan bocah perempuan berusia 10 tahun ini.
Bocah berinisial EJ asal Weru, Sukoharjo, tak sadar bahwa dirinya saat bersepeda sudah nyasar hingga ditemukan di Solo.
Ia ditemukan warga di kawasan Notosuman, Serengan Solo pada Selasa 23 Juni 2020. Dia diketahui tersesat setelah bersepeda sendirian dari Weru sampai ke Kota Solo.
EJ lantas dibawa ke Polsek Serengan untuk diamankan sembari menunggu keluarganya. Saat itu EJ dalam kondisi kebingungan dan trauma lantaran tersesat di wilayah Serengan, Solo.
Bamin Reserse Kriminal Polsek Serengan, Briptu Ajeng Novita Dewi mengisahkan pada mulanya EJ sangat kebingungan dan ketakutan saat diajak berinteraksi.
Dia lantas menghibur bocah asal Weru yang tersesat di Solo dengan mengajaknya membaca di ruang gemar membaca.
EJ terlihat asyik membaca beberapa buku saat pihak kepolisian berusaha melacak alamatnya. Ajeng mengatakan, EJ memakai seragam olahraga.
Kala itu dia mengaku hanya ingin bermain dengan teman-temannya yang sedang libur sekolah.
"Ketika sudah merasa nyaman, EJ mulai bercerita. Ia menceritakan semula berpamitan kepada neneknya untuk bersepeda di sekitar rumah. Namun, di jalan EJ bertemu teman-temannya lalu bersepeda bersama," papar dia sebagaimana dikutip dari Solopos.
Baca Juga: Viral Rombongan Gowes Bawa Masuk Sepeda ke Restoran, Banjir Kecaman dari Netizen
Ia menjelaskan, EJ tidak menyebut secara pasti jumlah teman-temannya saat bersepeda. EJ hanya menyebut bersepeda bersama teman-temannya sampai ke daerah Solo Baru.
Lalu, di kawasan Solo Baru, teman-teman EJ menyampaikan untuk berhenti sejenak dan memintanya menunggu sebentar. Namun, teman-teman EJ itu tak kunjung kembali.
Akhirnya, bocah asal Weru yang ditinggal sendirian mengayuh sepedanya sampai tersesat di kawasan Notosuman, Solo.
Ajeng mengatakan orang tua EJ berasal dari Kabupaten Klaten. Saat itu, EJ sedang berada di kediaman neneknya di Weru, Sukoharjo.
"Katanya sudah sebulan EJ tinggal di Weru. Jadi setelah diumumkan lewat IG Polresta, langsung banyak yang merespons termasuk keluarga EJ dari Klaten. Kurang dari 60 menit EJ dijemput keluarganya," imbuh dia.
Baca Juga: Viral Gaji Lebih Kecil dari Nilai Nobita, Ini Pesan Mamduh untuk Nadiem Makarim
Kapolsek Serengan, Solo, AKP Suwanto, menjelaskan semula ada dua orang melaporkan melihat seorang anak sedang kebingungan dan menangis di Notosuman. Mendengar laporan itu dia menerjunkan anak buahnya menjemput bocah Weru yang tersesat itu.
"Saya yang menerima langsung laporan itu. Saya minta anggota berpakaian preman menjemput EJ agar tidak takut. Lalu, dibantu Humas Polresta mengumumkan EJ lewat media sosial," papar dia.
Kemudian EJ pun menjadi viral dan kabar keberadaannya sampai kepada pihak keluarga. Setelah itu yang bersangkutan dijemput untuk pulang ke rumah.
(Abu Sahma Pane)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.