Warga Tak Disiplin, Masa Tanggap Darurat Corona di DIY Diperpanjang

Agregasi Sindonews.com, · Kamis 25 Juni 2020 22:14 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 25 510 2236536 warga-tak-disiplin-masa-tanggap-darurat-corona-di-diy-diperpanjang-7HSeThjjTI.jpg Ilustrasi. (Foto : Okezone.com)

YOGYAKARTA – Pemda DIY kembali memperpanjang masa tanggap darurat hingga 31 Juli 2020. Perpanjangan masa tanggap darurat itu lantaran masyarakat kurang disiplin menaati protokol kesehatan.

Wakil Ketua Sekretariat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemda DIY Bhiwara Yuswantono menjelaskan, hasil rapat yang dipimpin wakil Gubernur DIY KGPAA Pakualam X dan juga Ketua DPRD DIY serta kepolisian dan TNI memutuskan tanggap darurat diperpanjang.

Saat ini masih dirumuskan untuk ditandatangani Gubernur DIY. "Jadi tanggap darurat diperpanjang sampai 31 Juli 2020," katanya kepada wartawan di Gedhong Pracimosono Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Kamis (25/6/2020), Sindonews

Ia menjelaskan, beberapa alasan sehingga tanggap diperpanjang di antaranya kedisplinan. Masyarakat untuk menaati protokol kesehatan yang masih perlu ditingkatkan. Dari fenomena yang dihimpun tim Gugus Tugas, masih perlu ditingkatkan baik itu pemahaman edukasi hingga sosialisasi protokol kesehatan.

"Di sisi lain kondisi yang harus disiapkan adalah membuka kembali aktivitas-aktivitas ekonomi, seperti hotel, pusat perbelanjaan dan pariwisata. Namun di satu sisi, perkembangan kasus Covid-19 masih terus terjadi," katanya.

Pihaknya mengakui untuk penanganan kasus juga membutuhkan kebijakan anggaran sehingga dengan perpanjangan tanggap darurat, akan mempermudah penanganan yang bisa dilakukan.

Baca Juga : Kembali Melonjak, Kasus Covid-19 di DIY Bertambah Menjadi 299

"Kita juga akan maksimalkan swab massal kabupaten/kota sudah siap dengan gerakan swab massal ini. Hal ini akan digunakan sebagai pijakan langkah yang akan dilakukan," ujarnya.

Dari data Gugus Tugas, hingga saat ini terus terjadi tambahan kasus baru Covid-19 di DIY. Juru bicara Pemda DIY Untuk Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih mengatakan, untuk hari ini ada tujuh kasus baru Corona di DIY. Dengan demikian total ada 299 kasus.

"Sedangkan laporan kasus sembuh ada 5, sehingga jumlah kasus sembuh menjadi 247 kasus," ucapnya.

Baca Juga : 3 Kecamatan di Bekasi Justru Rawan DBD di Tengah Transisi PSBB

(erh)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini