Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pandangan Epidemiolog soal Tingginya Pasien Positif Corona di Jatim, Jakarta, Sulsel

Harits Tryan Akhmad , Jurnalis-Jum'at, 26 Juni 2020 |06:23 WIB
Pandangan Epidemiolog soal Tingginya Pasien Positif Corona di Jatim, Jakarta, Sulsel
Simulasi penangan pasien corona. (Ist)
A
A
A

JAKARTA – Provinsi Jawa Timur, DKI Jakarta, dan Sulawesi Selatan kembali menyumbang angka kasus baru pasien positif Covid-19 terbanyak pada Kamis 25 Juni 2020. Hal itu berdasarkan laporan dari Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19.

Mengenai hal tersebut Pakar Epidemiologi dari Universitas Indonesia (UI) Syahrizal Syarif mengatakan wajar saja tiga wilayah itu kasus pasien positifnya terbilang tinggi lantaran terdapat beberapa faktor.

Seperti halnya Jawa Timur (Jatim), dikarenakan provinsi tersebut sudah memiliki wilayah cakupan yang lebih luas. Bahkan menurutnya wajar saja jika Jatim jumlah kasusnya lebih banyak dari DKI Jakarta.

"Jatim wajar saja kalo kasusnya melebihi DKI, jumlah penduduk Jatim 4 kali lebih besar," tutur Syahrizal kepada Okezone, Jumat (26/6/2020).

Kemudian untuk wilayah Jakarta penularan Covid-19 masih ada, karena mempunyai wilayah dengan kepadatan tinggi. "Sementara Sulsel juga sama wilayahnya dengan kepadatan tinggi," imbuhnya.

Hingga hari Kamis 25 Juni 2020, tercatat jumlah akumulasi pasien Covid-19 di Indonesia sudah mencapai 50.187 orang. Syahrizal pun memprediksi jika angka pasien positif masih akan terus bertambah setiap harinya.

Baca Juga : 112 Kabupaten/Kota Masuk Daftar Zona Hijau Corona, Ini Daftarnya

"Kasus Indonesia akan melewati China yang sudah 84.000," tuturnya.

Baca Juga : 188 Kabupaten dan Kota Berisiko Rendah Covid-19

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement